stats counter
All for Joomla All for Webmasters

Kehamilan adalah hal yang paling diinginkan oleh setiap wanita. Bagi mereka yang baru menikah dan memang kepingin cepat punya anak. Biasanya mereka akan langsung mengecek kehamilan mereka, setelah melakukan hubungan intim. Cara yang paling sering digunakan untuk mengetahui kehamilan sebelum pergi ke dokter adalah dengan menggunakan test pack atau tespek.

Akan  tetapi, terkadang masih ada seseorang yang masih salah dalam menggunakan test pack ini. Nah, untuk mengetahui cara kerja test pack yang benar dan mengetahui lebih banyak tentang test pack, kalian bisa mengetahuinya disini.

Pengertian Tentang Test Pack

Testpack adalah sebuah alat yang biasanya digunakan untuk menguji suatu kehamilan, berbentuk stik yang memang dirancang untuk mengetahui apakah urine yang dijadikan sampel mengandung hormon hCG. Hormon ini sendiri akan diproduksi setelah sel telur yang telah dibuahi menempel di dinding rahim.

Saat memasuki masa kehamilan, maka produksi hormone chorionic gonadotropin alias hCG ini akan melonjak dengan tajam, horman ini juga akan meningkat dua kali lipat tiap dua atau tiga hari. Hal ini umumnya terjadi sekitar enam hari setelah melakukan pembuahan atau melakukan hubungan intim.

Mendeteksi kehamilan sejak dini memang sangat dibutuhkan. Pasalnya agar kesehatan janin dapat terjaga. Kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh perempuan yang sedang hamil tentu berbeda dengan nutrisi yang dibutuhkan ketika tidak dalam keadaan hamil.

Ketika dalam trisemester pertama, keadaan janin masih sangat lemah. Mengalami sedikit guncangan saja bisa mengakibatkan keguguran. Tentu saja kalian tidak menginginkan hal ini terjadi. Itulah sebabnya mendeteksi sejak dini sangat diperlukan.

Tahapan Untuk Mendapatkan Hal Yang Akurat

Sebelum kalian menggunakan test pack untuk mengetahui kehamilan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memakai Test Pack agar hasil tes menjadi lebih akurat dan meyakinkan, yaitu:

-Pilihlah alat tes kehamilan yang memiliki sensitifitas tinggi agar hasilnya akurat. Semakin sedikit kadar hCG yang dapat dideteksi pertanda alat tersebut semakin sensitif dan akurat.

-Umumnya, alat tes kehamilan yang beredar di pasaran mampu mendeteksi kadar hCG dalam urine sampai dengan 25 mlµ/ml. Namun, ada pula beberapa alat yang mampu mendeteksi kadar hCG pada 10 mlµ/ml.

-Cermati, apakah alat tes kehamilan tersebut terdaftar di lembaga resmi pemerintah yang khusus mengawasi produk-produk untuk konsumen, seperti BPOM. Cermati pula tanggal kedaluarsanya. Sebuah produk yang tidak terdaftar, apalagi ditambah dengan masa kedaluarsa yang sudah lewat, tentu tidak dapat dipastikan tingkat keamanan dan keefektifannya, sehingga hasilnya tidak bisa akurat.

-Perhatikan pula cara penyimpanannya. Alat tes kehamilan ini harus disimpan pada suhu ruangan berkisar 26° Celsius. Suhu yang tinggi atau malah terlalu rendah akan mempengaruhi bahan aktif yang terdapat di dalam alat sehingga memengaruhi hasil tes.

-Yang perlu kalian pastikan lagi adalah jangan sampai sampel urine dan penampungnya tercemar oleh substansi lain, seperti sabun. Bila wadahnya kotor atau basah, tentu akan memengaruhi hasil tes. Sayangnya, tidak semua alat tes kehamilan menyertakan wadah untuk menampung urine, sehingga biasanya ibu menggunakan wadah yang asal-asalan.

-Bila alat tes kehamilan sudah dibuka dari kemasannya, sebaiknya langsung digunakan. Bila dibiarkan pada udara terbuka terlalu lama, hasilnya bisa tidak akurat atau malah terkadang tidak memberikan hasil sama sekali.

Sebaiknya hindari minum air putih sebelum berkemih karena dikhawatirkan akan mempengaruhi kadar HCG dalam urine, sehingga hasil tes menjadi kurang akurat atau menyebabkan hasil negatif palsu.

-Beberapa ahli menyarankan untuk membeli alat tes kehamilan dari toko atau apotik yang memiliki perputaran barang masuk dan keluar yang tinggi, sehingga kemungkinan besar kalian akan memperoleh alat tes kehamilan yang lebih baru.

Bila kalian memiliki alat tes kehamilan yang tidak terpakai selama beberapa bulan di rumah, akan lebih baik bila kalian langsung membuangnya dan membeli yang baru, khususnya bila kalian telah menyimpannya di tempat yang hangat dan cenderung lembab, ini dikarenakan hal ini pastinya bisa mempengaruhi hasil tes.

Jenis Test Pack Yang Perlu Kalian Ketahui

Sebenarnya kalian memang dapat membeli alat tes kehamilan atau test pack secara bebas di apotek atau supermarket. Namun, hanya ada dua jenis test pack yang umum digunakan untuk mendeteksi kehamilan. Berikut adalah kedua jenis test pack dan cara menggunakannya.

  • Test Pack Strip atau Dip stick.

Alat tes kehamilan berupa strip plastik ini dapat direndam dalam sampel urine. Di salah satu ujung strip atau dip stick bertanda khusus akan berubah warna jika ditemukan hormon HCG dalam tubuh kalian, ini menandakan bahwa kalian sedang hamil.

Cara menggunakan test pack jenis ini adalah dengan memasukan urine ke dalam wadah, lalu celupkan strip tersebut ke dalam wadah dan tunggu 5 hingga 10 detik sampai strip menunjukkan warna atau simbol yang tertera.

  • Test Pack dengan Alat Strip dan Wadah Urine.

Penggunaannya bisa dua cara, yaitu dengan meletakkan alat tes ke dalam wadah yang sudah terisi urine atau bisa juga dengan meneteskan 5 hingga 6 tetes urine kalian ke alat tersebut. Area pada alat tes akan berubah warna jika ditemukan hormon HCG yang berarti bahwa kalian telah hamil.

Kapan Test Pack Bisa Mulai Mendeteksi Kehamilan?

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, kalian akan hamil jika sel telur yang kalian keluarkan dibuahi oleh sperma dari pasangan kalian. Hal ini tidak dapat diketahui secara langsung karena kehamilan hanya dapat diketahui setelah kalian mulai melepaskan hormon human chorionic gonadotropin (HCG). HCG akan dikeluarkan setelah sel telur yang telah dibuahi sperma menempel pada dinding rahim dan pada saat inilah kehamilan dapat dideteksi oleh alat tes kehamilan.

Untuk mengetahui apakah kalian sudah hamil atau belum, kalian dapat menggunakan alat tes kehamilan untuk memeriksanya. Berapa lama kalian dapat mengetahui bahwa diri kalian hamil tergantung dari alat tes kehamilan yang kalian gunakan.

Semua alat tes kehamilan dapat mengukur jumlah hormon HCG untuk menunjukkan kalian hamil atau tidak. Beberapa alat tes kehamilan lebih sensitif daripada yang lain. Semakin sensitif alat tes kehamilan, maka semakin mampu alat tersebut untuk mendeteksi kadar hormon HCG yang masih rendah di awal kehamilan, mungkin dua hari setelah sel telur dibuahi.

Intinya adalah bila kalian ingin mendapatkan hasil paling akurat, tunggu beberapa hari hingga seminggu setelah periode menstruasi yang telah diprediksikan sebelum melakukan tes kehamilan.

Kesalahan Apa Yang Biasa Terjadi Saat Menggunakan Test Pack?


Biasanya jika seseorang menggunakan test pack, selalu terjadi kesalahan yang membuat hasil dari test pack menjadi tidak akurat. Beberapa kesalahan yang sering dilakukan adalah:

  • Terlalu cepat melakukan tes

Melakukan tes kehamilan dengan test pack bukanlah hal sembarangan, tidak sesederhana yang kalian kira. Salah-salah justru akan membuat hasil tes kehamilan menjadi tidak tepat. Test pack akan menunjukkan hasil positif bila hormon hCG dalam urin wanita mencapai tingkat tertentu.

Masalahnya, tidak semua wanita yang sudah hamil akan memiliki tingkat yang sama dari hCG dalam urin mereka. Oleh karena itu, wanita harus menunggu sampai waktu yang tepat untuk melakukan tes kehamilan di rumah agar kadar hCG dalam urin wanita hamil sudah bisa terbaca oleh test pack.

Sekarang ini memang sudah banyak alat test pack yang lebih sensitif dalam mendeteksi kehadiran hCG dalam urin. Beberapa alat yang sensitif sudah dapat mendeteksi hCG empat hari sebelum kalian menstruasi atau tujuh hari setelah telur dibuahi oleh sperma (konsepsi). Jadi, jika kalian mengambil tes lebih cepat dari waktu ini, mungkin hasil test pack akan keliru.

Namun, jika kalian yakin sedang hamil tapi tes menunjukkan hasil negatif, maka kalian bisa mengambil tes lagi di lain waktu. Oleh karena itu, sebelum memakai test pack sebaiknya tunggu beberapa hari sampai hormon hCG sudah berkumpul dalam urin agar dapat terbaca, baca petunjuk penggunaan dan gunakan alat sesuai petunjuk. Test pack memiliki keakuratan hasil yang cukup tin

  • Terlalu cepat dalam membaca hasil tes

Karena sangat penasaran akan kehamilan, banyak wanita terburu-buru saat menggunakan test pack. Padahal, di dalam petunjuk penggunaan biasanya tercantum harus menunggu berapa lama sampai hasilnya benar-benar keluar. Ini merupakan sebuah alat yang perlu waktu beberapa saat untuk bekerja. Jadi, tunggulah sebentar sebelum berkesimpulan tentang hasil tes.

Saat urin sedang berjalan dalam test pack, jendela indikator mungkin akan menunjukkan dua garis sama atau tanda plus. Namun, jangan terburu-buru mengambil kesimpulan karena ini mungkin hanya tanda bahwa alat ini sedang bekerja. Kalian harus menunggu sampai batas waktu kapan harus membacanya, biasanya dua sampai lima menit tapi tiap produk bisa berbeda. Bacalah petunjuk pemakaian yang tercantum dalam tiap produk.

  • Menunggu terlalu lama dalam membaca hasil tes

Terlalu cepat membaca tes bisa menunjukkan hasil yang salah, begitu juga jika kalian terlalu lama membaca hasil tes. Mungkin karena bosan menunggu hasilnya keluar, banyak wanita yang meninggalkan test pack untuk beberapa saat setelah memakainya. Kemudian kembali lagi untuk memeriksa hasilnya tanpa mengetahui sudah berapa lama waktu yang ia tinggalkan. Padahal, terlalu lama dalam menunggu hasil tes juga bisa membuat hasil tes menjadi salah.

Biasanya hasil tes akan muncul dua sampai lima menit. Setelah waktu ini lewat, tes tetap akan bekerja dan mungkin dapat mengubah hasil yang benar. Test pack mungkin bisa menunjukkan hasil dua garis positif samar, namun sebenarnya tidak ada hCG yang terdeteksi dalam urin kalian. Jika sudah lewat dari waktu yang seharusnya untuk membaca hasil, sebaiknya jangan gunakan lagi alat tersebut. Kalian bisa melakukan tes lagi dengan alat yang baru.

Lagi-lagi, saat melakukan tes sebaiknya baca terlebih dahulu petunjuk pemakaian. Tunggu hasil tes sesuai dengan petunjuk, baru kalian simpulkan hasilnya. Jika perlu, gunakan alat untuk mengukur waktu kapan kalian harus membaca hasil tes, dengan menggunakan stopwatch misalnya.

  • Kalian tidak memeriksakan lebih lanjut mengenai kehamilan kalian, terutama jika hasil tes negatif

Jika test pack menunjukkan hasil negatif, tapi kalian belum mulai menstruasi lagi seminggu kemudian dan kalian merasa sedang hamil, maka kalian perlu untuk melakukan tes ulang. Bisa saja sebenarnya kalian memang hamil, tetapi test pack menunjukkan hasil yang negatif karena hormon hCG dalam urin belum bisa terbaca oleh alat.

Oleh karena itu, mungkin kalian perlu untuk melakukan tes berkali-kali untuk memastikan hasil tes sudah benar atau belum. Banyak wanita yang mendapatkan hasil negatif pada tes pertama, kemudian mendapatkan hasil positif pada tes kedua dan ketiga.

  • Tidak melakukan tes di pagi hari

Waktu dalam menggunakan test pack juga harus  diperhatikan. Konsentrasi urin ternyata juga bisa memengaruhi hasil tes, sedangkan konsentrasi urin bisa berbeda-beda dalam sehari. Sebaiknya lakukan tes kehamilan dengan test pack pada pagi hari saat buang air kecil pertama kali. Karena urin di pagi hari adalah urin yang memiliki konsentrasi paling pekat dan mengandung hCG lebih tinggi daripada waktu lainnya.

Konsentrasi urin dapat berubah sepanjang hari karena apa yang kalian makan dapat memengaruhi konsentrasi urin. Melakukan tes pada saat konsentrasi urin sedang encer (terlalu cair) dapat membuat hormon hCG, yang sebenarnya terdapat dalam urin, lebih sulit untuk terbaca. Akhirnya, kalian mendapatkan hasil yang bias atau salah.

Nah, itulah tadi sedikit penjelasan mengenai test pack. Jadi sudah tahu kan cara pakai test pack yang benar. Mimin doain semoga sukses punya momongannya ya.

Related Posts