stats counter
All for Joomla All for Webmasters

Ketika kita membuat kue pasti ada satu bahan yang selalu kita pakai. Bahan pembuat kue ini juga sangat gampang ditemukan. Biasanya bahan yang dipakai adalah mentega. Mentega dapat membuat kue yang kita buat terasa lebih harum dan pastinya juga lezat.

Bagaimana sih pembuatan dari mentega? Apakah mengkomsumsi mentega memiliki manfaat kesehatan pada tubuh? Nah, kalau kalian ingin tahu lebih banyak tentang mentega kalian bisa melihat ulasannya disini.

Lemak Susu Merupakan Bahan Utama Dalam Pembuatan Mentega

Kata mentege diambil dari bahasa Portugis yakni manteiga. Mentega ini merupakan produk olahan yang bahan utamanya terbuat dari lemak susu hewan yang kemudian diproses dengan air, garam dan juga susu.

Warna kuning yang terdapat pada mentega disebabkan oleh zat warna Beta karoten dalam krim. Nilai gizi mentega juga banyak tergantung pada kandungan lemak dan vitamin-vitamin yang larut dalam lemak.

Mentega merupakan sumber vitamin A yang sangat baik dan merupakan makanan berenergi tinggi (7-8 kalori/g), tidak mengandung laktosa dan mineral serta berprotein rendah.

Untuk bisa mengolah suatu mentega, kalian bisa menggunakan susu, air dan minyak. Minyak yang digunakan untuk membuat mentega berasal dari pohon sawit khusunya bagian biji. Tekstur dari mentega ini juga sangat halus.

Mentega ini akan menjadi keras jika didinginkan dan akan mencair jika dipanaskan. Umumnya mentega yang paling sering ditemukan di pasaran berwarna putih pucat. Untuk mendapatkan mentega, kalian dapat mencarinya di pusat perbelanjaan. Berbagai jenis mentega juga banyak beredar di pasaran dari yang merupakan produk lokal hingga produk luar negri yang memiliki aroma khas ketika digunakan.

Mentega Ditemukan Oleh Seorang Ilmuwan Asal Perancis

Pada tahun 1813, ada sebuah lab kimia milik seorang ilmuwan Prancis Michel Eugene Chevreul. Pemilik dari lab ini berhasil menemukan sejenis asam lemak yang dia sebut acide margaruite Hanya karena memiliki wujud yang berupa endapan berkilauan seperti mutiara, akhirnya ia memberikan nama sesuai dengan kata Yunani margarites, yang berarti “pearly – seperti mutiara.”

Nah, pada saat yang bersamaan Kaisar Napoleon III ini menginginkan pengganti margarin dengan harga lebih murah. Oleh karena itu, ia mulai mengadakan sayembara dan menyediakan hadiah bagi siapa saja yang bisa menciptakan pengganti yang sepadan tapi lebih murah.

Setelah mendengar kabar sayembara itu, masuklah seorang ahli kimia Prancis Hippolyte Mège-Mouriès yang katanya tergiur dengan lomba tersebut. Pada tahun 1869, Mège-Mouriès menyempurnakan dan mematenkan sebuah campuran lemak sapi dan susu yang dapat menghasilkan substitusi dari margarin, karena itulah akhirnya ia berhasil memenangkan hadiah dari sang Kaisar.

Produk yang baru dikeluarkan ini diberi nama “oleomargarine” tapi pada saat itu produk ini masuh sulit dipasarkan. Pada tahun 1871, Mège-Mouriès kemudian mendemonstrasikan prosesnya bagi perusahaan Belanda. Perusahaan belanda ini kemudian mengembangkan metodenya dan membantunya dalam memasarkan margarin.

Pengusaha-pengusaha Belanda ini sudah menyadari bahwa jika margarin akan dapat menggantikan margarin menjadi mentega dan mereka pun mulai mewarnai margarin yang aslinya putih, menjadi kuning mentega.

Namun, sayangnya pada waktu itu Mège-Mouriès yang menciptakannya tidak diperlakukan istimewa atas penemuannya itu. Dia bahkan meninggal dalam keadaan miskin pada tahun 1880.

Perusahaan Belandalah yang kemudian mengembangkan resepnya dan itu bekerja cukup baik bagi perusahaan itu sendiri, yang mana, Jurgens akhirnya telahmenjadi perusahaan pembuat margarin dan sabun terekenal di dunia yang kemudian menjadi bagian dari Unilever.

Reaksi perusahaan susu terhadap meningkatnya pasokan mentega

Seperti yang sudah diketahui reaksi mereka terlihat sangat jengkel. Mereka berusaha meyakinkan para legislator untuk mengenakan pajak terhadap pembuatan margarin hingga dua sen per pound.

Para peternak susu juga mengajukan pelarangan dalam penggunaan pewarna kuning dalam pembuatan mentega. Namun pada tahun 1900, mentega berwarna mulai muncul di 30 negara bagian AS.

Banyak negara bahkan mengambil langkah yang lebih ekstrim untuk menjauhkan pelanggan dari margarin sehingga mereka membuat margarin yang berwarna pink.

Jenis-Jenis Dari Mentega

Apakah kalian tahu, kalau mentega tidak hanya terdiri dari mentega asin? Mentega ternyata memiliki banyak jenis. Berikut ini adalah beberapa jenis dari mentega yang kalian harus tahu.

  • Cultured Butter

Cultured butter adalah mentega yang terbuat dari cream susu yang kemudian dalam proses fermentasinya ditambahkan bakteri (yang hampir mirip dengan bakteri dalam yogurt). Mentega ini usianya jauh lebih lama dari churned butter, sehingga dapat disimpan lebih lama apabila tidak langsung digunakan. Ada dua jenis cultured butter, salted dan unsalted yang juga digunakan sesuai kebutuhan dan selera.

  • Organic butter

Yang membedakan organic butter dengan jenis mentega lain adalah dari cara pembuatannya. Sumber organic butter ini adalah sapi yang diternak tanpa mendapat konsumsi antibiotik atau hormon pertumbuhan,

Makanannya pun adalah rumput yang dirawat secara organik tanpa pemakaian pestisida atau pupuk sintetis. Organic butter tersedia dalam pilihan salted maupun unsalted dan ini dapat digunakan seperti mentega pada umumnya.

  • Whipped Butter

Dalam mentega ini memiliki kandungan gas atau udara lain seperti nitrogen. Hal ini juga dapat membuat mentega tersebut menjadi kurang memiliki tingkat kepadatan dari jenis mentega biasanya.

Tingkat kalorin yang dimilikinya pun juga rendah dan teksturnya juga sangat ringan. Mentega ini sangat cocok untuk dioles pada roti bakar, namun kurang cocok untuk jadi olahan kue atau untuk memasak.

  • Churned Butter

Mentega tradisional selanjutnya yaitu churned butter. Mentega ini merupakan salah satu mentega tradisional yang cara pembuatannya dengan mengaduk susu yang telah dipasteurisasi sehingga bentuknya menjadi lebih padat.

Pasteurisasi itu adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme yang merugikan seperti bakteri, virus, protozoa, kapang dan khamir. Proses ini dilakukan pada pembuatan mentega, yogurt, susu dan madu.

Di Negara Kanada, pembuatan churned butter ini memiliki sebuah peraturan. Peraturan tersebut adalah churned butter yang dibuat harus mengandung ± 80% lemak, 16% air dan 3% susu murni.

  • Sweet Butter/Unsalted Butter

Mentega ini lebih dikenal dengan sebutan Unsalted butter. Pembuatan mentega ini tidak menggunakan garam sehingga rasanya pun manis. Sweet Butter lebih sering digunakan sebagai penyeimbang rasa pada makanan atau roti dan kue yang kadar garamnya terlalu banyak.

Sweet butter bisa kalian gunakan untuk membuat masakan seperti roti, kue-kue kering, kue basah, Crepes dan aneka jenis makanan yang lainnya. Jika kalian ingin menggunakan sweet butter sebaiknya kalian membelinya dalam jumlah yang hanya dibutuhkan atau secukupnya saja, karena sweet butter tidak bisa tahan lama untuk disimpan.

  • Flavoured Butter

Flavoured butter ini sebenarnya adalah jenis traditional butter yang ditambahkan dengan perasa, seperti bawang putih, rasa pedas, atau bumbu-bumbu lainnya. Flavoured butter biasanya digunakan sebagai bumbu instant untuk menyantap makanan, semisal jagung bakar, jagung rebus, roti, biskuit dan lain sebagainya.

  • Ghee

Ghee ini adalah mentega yang bisa dibilang cukup langka. Biasanya dijual dalam bentuk nyaris cair sehingga harus dikemas di dalam toples. Biasanya ini terdiri dari kandungan lemak tinggi      dan susu murninya telah dipisahkan dalam proses fermentasinya. Agar Ghee bisa bertahan lama, ia harus disimpan di tempat yang dingin atau di dalam kulkas.ini

Kandungan Yang Terdapat Pada Mentega

Seperti yang kita tahu, kalau mentega memiliki kandungan yang dapat membuatnya menjadi sehat. Nah, kira-kira seperti apa kandungan yang dimiliki mentega ini.

Kaya Vitamin A

Meskipun mentega bukan sumber vitamin dan mineral, namun mentega mengandung retinol yang tinggi. Satu ons (28 gram) mentega mengandung 700 IU atau 14 persen dari kebutuhan vitamin yang disarankan.

Vitamin A ini sangat penting bagi kesehatan mata, kulit, jaringan, membran dan gigi, bahkan juga bisa berperan dalam transkripsi gen. Kekurangan vitamin A dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, termasuk gangguan penglihatan.

Mentega juga dapat meningkatkan kandungan gizi dalam makanan. Sebagai contoh, menjadi salah satu sumber terbaik vitamin A pada ubi jalar. Menambahkan mentega pada ubi jalar tidak hanya akan meningkatkan selera untuk menyantapnya saja, akan tetapi ini juga dapat meningkatkan kandungan vitamin A  yang ada di dalamnya. Mentega juga dapat membantu menurunkan kadar indeks glikemik makanan bertepung, seperti kentang atau pasta.

Kaya Asam Lemak Jenuh

Asam lemak jenuh yang dianggap tidak baik ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan.Contohnya, penelitian menunjukkan bahwa asam lemak rantai pendek dan asam lemak rantai sedang yang ditemukan pada margarin dapat meningkatkan kolesterol HDL, menurunkan resiko stroke dan berperan dalam penurunan berat badan. Selain itu, beberapa ulasan menemukan bahwa tidak ada hubungan antara asam lemak jenuh dan resiko penyakit jantung.

Tinggi Asam Lemak Linoleat Terkonjugasi

Mentega juga kaya akan asam lemak lain yaitu: asam lemak linoleat terkonjugasi (CLA). CLA yang ditemukan dalam produk hewan ruminansia yang diberi makan rumput, memiliki manfaat kesehatan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition, menyebutkan bahwa CLA dapat mengurangi lemak tubuh pada orang dengan kelebihan berat badan dan obesitas. Selain itu, penelitian yang di publikasi dalam American Journal of Clinical Nutrition mencatat bahwa CLA dapat meningkatkan toleransi glukosa dan meningkatkan profil lipid darah pada hewan coba.

Apakah Mentega Memiliki Manfaat Kesehatan?


Kalau tadi kita tahu mentega memiliki banyak kandungan yang baik untuk tubuh, maka inilah manfaat yang bisa kalian dapatkan dari mentega.

  • Baik Untuk Pertumbuhan & Perkembangan

Hal ini dikarenakan lemak dan kolesterol yang ada didalam mentega dibutuhkan untuk perkembangan otak anak. Sehingga konsumsi mentega juga diperlukan untuk membantu melengkapi gizi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

  • Menguatkan Tulang

Manfaat mentega juga kaya akan vitamin seperti vitamin A, D dan E. Selain itu ada kandungan kalsium di dalam mentega. Setiap 100 gram mentega terdapat sekitar 15 mg kalsium. Kalsium ini sangat diperlukan untuk memperkuat susunan tulang dan persendian kita.

  • Mentega dapat membantu pertumbuhan alis

Pada saat merias alis mata, mungkin kalian akanmencukur habis atau beberapa bagian dari alis. Tapi saat kalian menginginkan alis mata kembali lebat seperti semula, maka kalian dapat mengoleskan mentega ke bagian alis yang tercukur. Mentega ini juga dapat membantu alis tumbuh lebih cepat.

  • Mencegah infeksi jamur

Mentega kaya akan asam laurat yang berfungsi untuk mencegah infeksi jamur pada tubuh. Selain itu, makanan ini juga berguna untuk mencegah terhadap infeksi seperti candida dan kurap. Oleh karena itu, mengkonsumsi mentega dalam jumlah yang tepat akan menguntungkan bagi kesehatan kalian.

Wah, ternyata seperti itu penjelasan tentang mentega ini. Jadi setelah mengetahuinya apakah kalian akan menambahkan mentega dalam menu kalian?

Related Posts