stats counter
All for Joomla All for Webmasters

Alam penuh dengan segala macam fenomena dan misteri, di dalamnya banyak hal yang menakjubkan dan menarik  membuat manusia terpesona selama berabad-abad sampai dengan hari ini. Salah satu fenomena tersebut adalah petir, halilintar, Guntur, kilatan pada petir menampilkan pola zigzag. Biasanya memakan waktu kurang lebih setengah detik untuk menghasilkan lominolitas cahaya yang begitu terang hingga sekitarnya menjadi menyala dalam sekejap mata. Meskipun ini merupakan pamandangan yang menarik namun juga membuat rasa takut pada manusia. Dengan adanya ledakan energi yang intens itu petir bisa menebang pohon, membuat kebakaran dan menyebabkan kematian rasa ketakutan ini dapat diperkuat oleh suara keras pada guntur.

Proses Terjadinya Petir

Fenomena alam pasti terjadi karena adanya beberapa hal yang menyebabkannya terjadi. Seperti halnya hujan yang terjadi karena adanya penguapan di planet Bumi. Sama seperti terjadinya petir. Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya.

Pada kondisi disaat cuaca mendung atau hujan pasti kita sering melihat petir bukan. Petir terjadi karenakan proses pergesekan antara udara dan awan dan juga petir memiliki daya muatan listrik yang cukup besar. Proses ini terjadi karena muatan yang ada pada awan terus bergerak dan teratur secara terus menerus. Selama pergerakan ini awan akan berinteraksi dengan awan lainnya yang membuat muatan pada awan yang negatif akan berkumpul pada satu sisi dan sebaliknya muatan positif akan berkumpul pada sisi lainnya.

Pembuangan muatan negatig di awan, hal ini dikarenakan terdapat perbedaan potensial antara bumi dan awan yang cukup besar. Hal ini mengakibatkan terjadinya pembuangan muatan negatif dari awan ke bumi untuk mencapai keseimbangan. Proses pembuangan muatan ini adalah media udara yang yang memiliki elektron(muatan Negatif)

Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara yang kita dengar sebagai suara yang menggelegar.

Jenis-jenis petir

Ada beberapa jeni spetir yang dapat kita bedakan dengan cara melihatnya diantaranya adalah

  1. St. Elmo’s Fire : Berasal dari Erasmus dari Formiae seorang santo pelindung dan pelaut. Fenomena ini terjadi dikapalnya yang sedang dihadang badai petir, mereka semuanya merasa takjub akan fenomena ini. sehingga ia menamai fenomena ini dengan nama Api Santa Elmo.
  2. Ball Thunder : Jenis petir ini yang paling sering terlihat oleh kita, kilatan petir nya seperti coretan. petir ini merupakan ancaman besar bagi kehidupan dan properti. Petir dapat dipicu oleh berbagai peristiwa mulai, dari ledakan termonuklir untuk meluncurkan roket seperti Challenger atau Apollo 12.
  3. Deadly Thunder : Di Amerika rata-rata 58 orang terbunuh oleh sengatan petir ini, banyak juga yang dapat bertahan hidup namun mereka banyak yang memiliki bekas luka permanen
  4. Cloud Flashes : Kadang-kadang anda melihat garis udara di sekitar badai bukan? itu disebut kilat awan ke udara atau disebut dengan Anvil Crawler. Petir juga dapat bergerak dari awan ke awan. redupan kilat dari petir yang terdapat di awan dan sepertinya pada luminositas selama bagian flash, disebut lembar pencahayaan atau intra-awan petir. Dan kilatan ini pasti akan disertai bunyi guntur
  5. Mulitple Strikes and Long Exposure Photos : Ini adalah tipe dasar awan petir yang muncul untuk membubarkan menjadi string pendek, lampu, yang berlangsung lebih lama dari biasa. Petir terlihat agak seperti pita. Hal ini terjadi dalam angin badai dengan trafik tinggi dan stroke yang lalu. Angin bertiup kembali dalam satu baris ke setiap stroke, juga ke salah satu sisi belakang stroke sebelumnya, menunjukkan efekdari pita. Petir staccato memiliki durasi stroke pendek, muncul sebagai flash tunggal sangat cerah dan sering memiliki dampak yang cukup besar.

Beberapa dampak yang dapat ditimbulkan akibat sambaran petir dapat dikelompokkan dalam beberapa efek. Beberapa efek dari sambaran petir antara lain sebagai berikut:

  • Petir dapat menimbulkan efek listrik untuk manusia. Ketika arus petir melalui kabel penyalur (konduktor) menuju resistansi elektroda bumi instalasi penangkal petir, akan menimbulkan tegangan jatuh resistif. Arus petir juga akan menimbulkan tegangan yang tinggi disekitar elektroda bumi yang sangat berbahaya bagi makhluk hidup.
  • Titik sambaran petir pada sistem proteksi petir bisa memiliki tegangan yang lebih tinggi terhadap unsur logam didekatnya, sehingga hal ini dapat menimbulkan resiko tegangan tembus dari sistem proteksi petir yang telah terpasang menuju struktur logam lainnya. Efek tegangan tembus ini dapat menyebabkan resiko yang sangat berbahaya bagi isi dan juga kerangka struktur perangkat bangunan.
  • Sambaran petir juga menyebabkan efek thermal. Efek thermal pelepasan muatan petir terbatas pada kenaikan temperatur konduktor yang dilalui arus petir yang besar, waktunya sangat singkat dan pengaruhnya pada sistem proteksi petir juga diabaikan.

Ketika terjadi petir, kita harus waspada terhadap keselamatan beberapa jenis bangunan. Maka dari itulah kita sering menemukan bangunan yang diatasnya terpasang sebuah penangkal petir.

Beberapa bangunan yang perlu diselamatkan dari petir antara lain sebagai berikut:

  1. Gedung yang memiliki banyak lantai
  2. Bangunan yang letaknya terpencil di dataran terbuka
  3. Bangunan yang mana atapnya mudah untuk terbakar
  4. Bangunan yang menyimpan bahan- bahan yang mudah meledak atau mudah terbakar
  5. Gedung atau bangunan yang dikunjungi oleh banyak orang
  6. Gedung atau bangunan yang sulit untuk diganti
  7. Gedung atau bangunan yang menyimpan banyak sejarah

Inilah sedikit pembahasan mengenai petir yang mungkin sangat jarang dibahas akan tetapi sering kita lihat bukan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Related Posts