stats counter
All for Joomla All for Webmasters

Buah yang satu ini bisa dibilang cukup populer baik dikalangan anak-anak maupun orang dewasa. Ini dikarenakan buah ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Nama buah yang  cukup fenomenal ini adalah alpukat. Pastinya kalian tahu donk tentang buah ini. Nah, kalau kalian mau tahu yang lebih lengkap tentang artikel ini, kalian bisa baca artikel ini ya.

Pengenalan Terhadap Buah Alpukat

Alpukat atau Persea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama yang sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.

Pohon ini memiliki batang yang tingginya mencapai 20 m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter.

Buahnya ini bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji dengan tekstur yang lembut.

Di Indonesia alpukat dikenalkan oleh bangsa Belanda yang masuk ke Indonesia sekitar abad 19. Berbagai varietas tanaman buah alpukat di Indonesia merupakan adaptasi dari jenis yang dikembangkan di negara asalnya. Di negara asalnya Amerika tengah ini telah dikembangkan varietas buah alpukat yang sampai saat ini mencapai puluhan jenis, hal tersebut sengaja dilakukan karena khasiat buah alpukat yang mengandung banyak nutrisi untuk perbaikan gizi penduduk khususnya di wilayah dataran tinggi. Manfaat buah ini juga dapat digunakan untuk menghaluskan kulit dan sebagai cara mengatasi rambut rontok secara alami.

Berbagai Jenis Alpukat

Alpukat sesungguhnya terdiri atas berbagai jenis yang memiliki bentuk dan rasa yang berbeda di tiap jenis-jenisnya. Pada perjumpaan kali ini kami akan menguraikan jenis-jenis alpukat unggulan dan jenis alpukat yang bagus untuk dikonsumsi atau pun dibudidayakan. Berikut ini adalah jenis-jenis dari alpukat.

  • Jenis Alpukat Wina

Yang pertama adalah Alpukat Wina. Daging dari alpukat ini sangatlah lembut, memiliki rasa manis dan gurih seperti alpukat jenis lainnya. Tapi bagi sebagian masyarakat, buah alpukat ini hanya seukuran kepalan tangan orang dewasa dan memiliki biji yang besar. Hal tersebut menyebabkan kurangnya daya konsumsi masyarakat dikarenakan ketebalan daging buah yang kurang.

Nah, keresahan tersebut dapat diatasi dengan keberadaan Alpukat Wina. Alpukat Wina memiliki ukuran yang besar dengan bobot 1.3 hingga 1.8 kilogram dibandingkan alpukat biasa. Ciri utama dari alpukat jenis ini adalah memiliki daun pohon yang tumbuh memanjang, sekitar 12 hingga 25 sentimeter dan bunganya tampak bersembunyi yang memiliki ukuran 5 hingga 10 milimeter dengan warna khas, yakni hijau kekuningan

Bagi kamu yang ingin membudidayakan alpukat unggulan ini, jangan risau lagi karena Alpukat Wina dapat tumbuh dan hidup optimal di daerah yang memiliki ketinggian sekitar 100 meter di atas permukaan laut dengan ketersediaan tanah gembur yang tak mudah tergenang air, serta memiliki kandungan atau unsur hara Alpukat Wina mulai berbuah ketika usia menapaki angka enam hingga tujuh bulan saat tanaman telah berbunga dan bunga akan muncul tiap bulan.

  • Jenis Alpukat Mentega

Alpukat jenis unggulan lainnya adalah Alpukat Mentega yang tergolong dalam buah alpukat yang disukai oleh masyarakat Indonesia. Alpukat mmentega termasuk ke dalam jenis unggulan karena memiliki buah dengan daging yang tebal, bertekstur kenyal tak berair, warna kuning pada buahnya tampak bersih tanpa cacat dan serupa dengan mentega.

Buah Alpukat Mentega tak kalah hebat untuk urusan besar buah yang memiliki rata-rata sekitar 600 gram per buah. Alpukat Mentega ini memiliki bentuk membulat dengan bagian pangkal dan ujung agak membulat pula.

Ukuran, khususnya dari panjang buah ini adalah sekitar 13 hingga 17 sentimeter dan diameter buah 10 hingga 14 sentimeter, sedangkan tebal kulait bauh hanya 1 mm dan tebal daging buah mencapai 1.9 sampai 2.1 sentimeter. Buah jenis ini tak berbeda dengan alpukat jenis lainnya, meski buah ini memiliki kadar protein 1.37% dan kadar lemak 7.58%.

Alpukat Mentega ini akan selalu sepanjang tahun dan tingkat produksi buah yang berusia dewasa ini akan mampu menghasilkan 350 sampai 450 buah per pohon atau sekitar 225 kilogram per tahun.

 Jenis Alpukat Mentega Miki

Tak kalah dengan Alpukat Mentega dan Alpukat Wina, alpukat jenis ini pun memiliki tekstur daging yang lembut tanpa rasa getir dan memiliki umur panen yang genjah menjadi keunggulan Alpukat Miki atau Alpukat Persea yang berukuran kecil atau mini. Meski berukuran kecil, rasa yang dimiliki alpukat unggulan ini tak kalah saing dengan jenis alpukat unggulan lainnya. Meski agak kecil, daging buah cukup tebal dan berwarna kuning yang menyebabkan para peminat hadir satu per satu demi mendapatkan buah alpukat jenis ini.

Buah Alpukat Miki ini akan mampu untuk menghasilkan bobot seberat 400 sampai 600 gram per buah. Buah alpukat ini termasuk buah yang ditolak ulat buah karena ketebalan kulit alpukat ini sangat kuat dan sulit ditembus rahang ulat buah.

Tanaman ini direkomendasikan ditanam di dataran rendah, beiklim panas dan memiliki suhu 30 sampai 35 derajat celsius agar tanaman dapat tumbuh optimal. Seperti sifat yang kami jelaskan di paragraf sebelumnya, alpukat jenis ini dapat berbuah ketika usia menapaki angka dua sampai tiga tahun dan dapat berbuah hanya satu kali dalam satu tahun.

Kandungan Apa Yang Terdapat Dalam Alpukat?

Kita semua memang tahu kalau buah alpukat ini memang memiliki manfaat yang cukup baik untuk tubuh. Namun apakah kalian tahu kandungan apa saja yang terdapat dalam buah ini?

1. Protein

Protein adalah salah satu kandungan nutrisi buah alpukat. Alpukat menyediakan semua 18 asam amino esensial yang diperlukan bagi tubuh untuk membentuk protein yang lengkap. Berbeda dengan protein dalam daging yang sulit untuk dicerna bagi kebanyakan orang, protein alpukat sangat mudah diserap oleh tubuh karena ia juga mengandung serat. Jika kamu sedang mengurangi sumber protein hewani atau vegetarian, alpukat bisa menjadi pilihan untuk memenuhi nutrisi dan sebagai pengganti protein hewani.

2. Lemak Bermanfaat

Alpukat ini menyediakan jenis lemak sehat yang dibutuhkan tubuh. Seperti minyak zaitun, alpukat dapat meningkatkan kadar HDL (kolesterol “baik”). Kolesterol HDL ini akan dapat membantu melindungi tubuh terhadap kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Bahkan kolesterol tipe ini juga dapat membantu mengatur kadar trigliserida serta mencegah diabetes.

3. Karotenoid

Alpukat merupakan sumber terbaik dari karotenoid dan phytonutrient. Alpukat, juga dikenal sebagai buah yang menawarkan beragam jenis karotenoid tidak hanya seperti beta-karoten, alfa-karoten dan lutein, tetapi juga varietas yang kurang dikenal dari jenis phytonutrient seperti neoxanthin, zeaxanthin, chrysanthemaxanthin, neochrome, beta-cryptoxanthin dan violaxanthin.

Mengonsumsi makanan yang kaya karotenoid, akan membuat tubuh kamu menerima banyak asupan vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Karotenoid juga dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan fungsi sistem reproduksi. Karotenoid dapat larut dalam lemak, sehingga dapat mengoptimalkan penyerapan nutrisi.

4. Lutein

Salah satu kandungan nutrisi yang paling penting dari alpukat adalah lutein, yaitu senyawa karotenoid, phytonutrient dan antioksidan alami. Satu buah alpukat dapat mengandung 81 mcg lutein yang dapat membantu kesehatan mata. Mengonsumsi lutein dapat mengurangi risiko degenerasi makula mata karena usia.

5. Vitamin dan Mineral

Alpukat mengandung hampir 20 vitamin dan mineral yang berbeda, meskipun dalam jumlah kecil, menyediakan sekitar 10 % kebutuhan vitamin dan mineral harian dalam setiap porsinya. Beberapa vitamin dan mineral yang paling banyak terkandung dalam buah alpukat adalah vitamin C, vitamin K, folat, kalium, zat besi, vitamin E dan vitamin B6.

6. Anti-inflamasi

Efek kombinasi dari nutrisi yang terkandung dalam alpukat dapat menawarkan manfaat besar sebagai anti-peradangan. Kombinasi unik dari buah alpukat seperti Vitamin C dan E, karotenoid, selenium, seng, pitosterol dan omega-3 asam lemak membantu mencegah peradangan. Hal ini menunjukkan bahwa alpukat dapat membantu mencegah atau mengurangi risiko penyakit osteoarthritis dan rematik.

7. Natrium (Sodium) dan Kolestrol

Natrium (Sodium) dan kolesterol yang terkandung dalam alpukat dapat diabaikan karena satu porsi alpukat hanya mengandung 1 gr protein. Selain itu, alpukat mengandung 3 gr karbohidrat dalam setiap porsinya dan 1 gramnya adalah serat makanan (dietary fiber). Oleh karena itu, alpukat menjadi pilihan yang baik bagi orang-orang yang diet rendah karbohidrat.

Di dalam alpukat terkandung folat, kalium, lemak monosaturated dan serat yang sangat tinggi. Lemak monosaturated di dalam alpukat mengandung asam oleat, berfungsi untuk meningkatkan tingkat lemak di dalam tubuh dan membantu mengendalikan diabetes.

Dengan menggunakan alpukat sebagai sumber utama lemak dalam diet, pengidap diabetes dapat menurunkan kadar trigliserida mereka hingga 20%. Selain dapat membantu mereka yang megidap diabetes, lemak monounsaturated dalam alpukat juga baik untuk menurunkan kolesterol. Diet rendah lemak yang menyertakan alpukat di dalamnya terbukti dapat menurunkan kolesterol lipoprotein low-density yang berbahaya dan meningkatkan kolesterol lipoprotein high-density yang sehat.

Apa Saja Manfaat Dari Alpukat?

Alpukat mengandung lemak tidak jenuh yang justru baik untuk menurunkan kadar kolesterol. Selain itu, apa lagi manfaat alpukat untuk tubuh?

  • Anti Kanker

Tahukah kamu kalau manfaat alpukat untuk tubuh sebagai pencegah kanker? Alpukat mengandung antioksidan dan polynutrients yang merupakan zat anti kanker. Zat tersebut dapat meningkatkan kekebalan tubuh kita untuk melawan radikal bebas yang berpotensi merusak sel-sel yang dapat menyebabkan kanker.

  • Asupan Vitamin dan Mineral

Mau tahu manfaat alpukat untuk tubuh lainnya? Alpukat kaya akan vitamin K yang penting untuk kesehatan tulang dan penyembuhan setelah cidera. Buah bertekstur lembut ini juga mengandung vitamin B-kompleks yang dapat meningkatkan metabolisme dan mendukung aliran darah yang sehat. Kamu pun akan mendapatkan banyak vitamin C yang akan membuat kulit halus, tulang yang sehat dan sistem kekebalan yang kuat.

  • Menurunkan kolesterol 

Sebuah studi telah menemukan penurunan kadar kolesterol sebanyak 17%, pada peserta yang meningkatkan makan alpukat selama satu minggu. Para peneliti mempercayai hal ini disebabkan oleh beta sitosterol, yang sebelumnya telah ditemukan membantu menurunkan kadar kolesterol.

  • Melindungi kesehatan mata

Makan alpukat ternyata dapat meningkatkan asupan Lutein, yang akan melindungi kita dari degenerasi makula dan pembentukan katarak. Penelitian yang lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan dengan tepat, apa sebenarnya yang dapat membantu melindungi kesehatan mata dari alpukat.

  • Menjaga Tekanan Darah

Mengonsumsi alpukat juga baik untuk menjaga tekanan darah agar tetap stabil, karena kandungan kaliumnya. Seperti yang diketahui, kalium berfungsi dalam menurunkan tekanan darah agar terhindar dari penyakit darah tinggi yang dapat menyebabkan bahkan stroke.

Yah, itu dia penjelasan tentang buat alpukat yang memiliki sejuta manfaat. Gimana menurut kalian selain enak buah ini juga cukup menyehatkan kan? Jadi tunggu apa lagi, yuk cobain alpukat.

Related Posts