stats counter
All for Joomla All for Webmasters

Pernakah kalian mendengar tentang para orang tua yang memiliki bayi harus menjemur bayinya setiap hari? Menurut kalian apakah cara menjemur bayi itu sama dengan cara berjemurnya orang dewasa? Tentu saja ini berbeda, kondisi kulit bayi dan orang dewasa sangatlah berbeda. Nah, kalau begitu bagaimana cara menjemur bayi yang benar dan apakah manfaat yang dihasilkan ketika menjemur bayi? Simak penjelasannya.

Kandungan Yang Terdapat Pada Sinar Matahari

Memberikan bayi sinar matahari sebenarnya sangatlah penting. Kelebihan sinar matahari di usia muda juga dapat mengakibatkan risiko terkena kanker kulit sama seperti halnya dengan orang dewasa. Namun, mendapatkan sinar matahari yang cukup setiap hari juga penting.

Ketika kulit terkena sinar matahari secara langsung, tubuh akan memproduksi vitamin D. Kandungan yang terdapat pada Vitamin D adalah nutrisi penting untuk menjaga kesehatan. Mendapatkan cukup vitamin D dianggap dapat melindungi seseorang dari osteoporosis, tekanan darah tinggi, beberapa penyakit kulit lainnya dan bahkan dapat melindungi dari kanker.

Dengan kata lain, mendapatkan terlalu banyak sinar matahari dapat menyebabkan kanker, tetapi tidak mendapatkan cukup matahari juga dapat menyebabkan kanker. Oleh karena itu, memberikan perlindungan sinar matahari dengan tepat sangat diperlukan. Ini diperlukan agar vitamin D dalam tubuh dapat terjaga dengan baik.

Sinar matahari melalui jendela kaca bening pada dasarnya memiliki efek yang sama seperti sinar matahari yang langsung mengenai kulit. Biasanya sinar dari sinar UV dapat membantu untuk memecah bilirubin pada kulit bayi yang dapat membuat kulit bayi menjadi kuning.

Semua orang baik yang muda dan tua harus mendapatkan beberapa sinar matahari karena ini dapat membantu memberi asupan Vitamin D pada tubuh. Seperti yang sudah di bahas diatas terlalu banyak terpapar sinar matahari juga tidak baik untuk kulit seseorang, terutama pada bayi dan anak-anak jadi jangan coba-coba meninggalkan bayi kalian dibawah jendela yang terkena senir matahari.

Waktu Yang Diperlukan Untuk Menjemur Bayi

Proses dari menjemur bayi akan membuat ibu dan bayi menjadi rileks. Kebanyakan bayi akan tertidur ketika dijemur sambil dipijat lembut. Ini merupakan hal yang bagus karena ini dapat meningkatkan kontak antara ibu dan bayi. Namun, hal yang harus diperhatikan adalah waktu menjemur bayi yang tidak boleh terlalu lama. Pada bayi yang baru lahir, berjemur diawali dengan durasi minimal. Cukup 30 menit dalam satu minggu atau sekitar lima menit saja per hari.

Secara bertahap, lama waktu menjemur bayi bisa kalian tingkatkan menjadi dua jam per minggu atau sekitar 20 menit per hari. Yang penting jangan lebih dari 30 menit. Sebab, pada durasi yang terlalu lama itu, dapat memberikan risiko paparan sinar matahari yang lebih besar daripada manfaatnya, Secara umum, bayi sebaiknya dijemur di bawah pukul 08.00. Itu juga disesuaikan dengan musim. Di negara Barat, pada musim semi atau gugur, sinar matahari pukul 07.00–09.00 masih ideal. Namun, untuk musim panas, sebaiknya bayi dijemur pukul 06.00–07.30.

Kapan Harus Berhenti Menjemur Bayi?

Menjemur bayi memang sangat bagus untuk mencegah penyakit kuning yang disebabkan oleh hiperbilirubinemia. Namun, untuk bayi usia 4 bulan sebenarnya sudah tidak diperlukan lagi, tetapi bukan berarti menjemur bayi usia 4 bulan keatas tidak ada manfaatnya, karena fungsi menjemur bayi untuk yang sudah lebih besar adalah untuk membantu pembentukan tulang mereka..

Hal Yang Diperhatikan Ketika Menjemur Bayi

Paparan sinar matahari dapat memberi manfaat sekaligus juga dapat membahayakan kulit bayi. Terpapar sinar matahari terlalu lama dapat membuat kulit bayi menjadi terbakar. Kulit bayi yang terbakar dapat menyebabkan nyeri, demam dan dehidrasi pada bayi. Selain itu, juga dapat meningkatkan risiko melanoma (jenis yang paling mematikan dari kanker kulit) serta kerutan di kemudian hari.

Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menjemur bayi adalah:

  • Waktu. Waktu menjemur bayi sebaiknya di bawah jam 10 pagi dan di atas jam 4 sore. Sinar matahari paling kuat terjadi antara pukul 10 pagi sampai 4 sore.
  • Durasi. Sebaiknya menjemur bayi tidak terlalu lama, yaitu cukup 10-15 menit per hari. Terlalu lama menjemur bayi di sinar matahari langsung dapat membahayakan bayi.
  • Pakaian. Pakai pakaian yang secukupnya saat menjemur bayi. Sebaiknya tidak melepaskan seluruh pakaian bayi karena bayi baru lahir lebih rentan terhadap penyakit, seperti pilek.
  • Tempat. Sebaiknya menjemur bayi di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Menjemur bayi di balik kaca rumah tidak aka berpengaruh ke kulit bayi karena sinar ultraviolet dari matahari yang diperlukan untuk produksi vitamin D di kulit tidak dapat menembus kaca.
  • Pelindung. Sebaiknya pakai pelindung kepala, seperti topi dan kacamata kecil untuk bayi. Jangan biarkan sinar matahari langsung mengenai kepala, wajah, dan mata bayi. Sinar matahari dapat mempengaruhi retina mata pada bayi.
  • Tabir surya. Bayi usia 0-6 bulan tidak dianjurkan untuk memakai tabir surya karena kulitnya yang masih sensitif. Jika bay sudah berusia lebih dari 6 bulan dan kalian ingin memakaikan tabir surya ke bayi sebelum bepergian ke luar, sebaiknya pilih tabir surya dengan minimal SPF 15 dan oleskan ke bayi dengan selang waktu 15-20 menit sebelum ke luar.

Cara Menjemur Bayi Yang Baru Lahir

Menjemur bayi di sinar matahari pagi sangat berguna untuk pembentukan tulang , sehingga menjemur si kecil pada pagi hari sangatlah penting . Namun, tetap saja menjemur bayi tidak dilakukan dengan asal-asalan. Berikut ini adalah beberapa cara ketika kalian akan menjemur bayi.

Bayi yang lahir prematur, sebaiknya tidak dijemur

Pada minggu-minggu pertama pasca dilahirkan, seorang bayi yang dilahirkan secara prematur masih memerlukan suhu yang stabil. Sehingga sangat disarankan bagi bayi tersebut untuk tidak dijemur di bawah sinar matahari pagi. Hal ini akan dapat menimbulkan efek yang membahayakan bagi keselamatannya. Hal tersebut karena pada saat dijemur, si bayi harus mampu beradaptasi dengan lingkungan di luar.

Sebaiknya bayi tidak dibiarkan sendirian saat dijemur

Pada saat menjemur bayi, sebaiknya tidak meninggalkannya sendirian. Usahakan untuk melakukan kegiatan lain yang dapat mendorong si bayi untuk dapat lebih berinteraksi dengan kalian. Misalnya saja dengan nemberikan pijatan atau melakukan komunikasi dengan mengajaknya bicara. Hal ini akan lebih mendekatkan kalian dengan si bayi tersebut.

Memijat bayi

Kalian bisa memanfaatkan momen menjemur bayi ini untuk melakukan pemijatan bayi dengan menggunakan babiy oil. Karena baby oil ini juga bisa melindungi kulit bayi agar tetap lembab dan tidak mongering ketika berjemur. Bahkan momen ini bisa membuat tubuh si kecil menjadi lebih rileks.

Membersihkan bagian tubuh

Umumnya menjemur bayi akan di lakukan di jam 7-8 pagi sebelum si kecil dimandikan. Ketika itu kalian bisa membersihkan bagian tubuh bayi yang memang sering kalian lewatkan, misalkan seperti daun telinga, paha, bahkan tangan si kecil dengan menggunakan kapas yang telah di tetesi dengan baby oil. Dan setelah selesai, kalian bisa langsung segera mandikan si kecil.

Jangan Menjemur Bayi saat Matahari Terlalu Panas

Biasanya, aktivitas menjemur bayi dilakukan pada jam-jam tertentu, dengan anggapan bahwa jam-jam tertentu memiliki suhu yang cukup untuk menjemur bayi. Biasanya, aktivitas menjemur bayi dilakukan pada jam 7-8 pagi, sebelum bayi mandi dan di saat sinar matahari tidak terlalu menyengat.

Selain itu, suhu yang baik untuk menjemur bayi adalah suhu 36,5-37,5 derajat celcius yang tentunya tidak terlalu panas untuk bayi. Jika terlalu panas maka hal tersebut bisa memicu hipertermi yang bisa berbahaya bagi pertumbuhan bayi. Untuk itu, jangan menjemur bayi di saat terlalu pana dan juga jangan menjemur bayi saat mendung karena akan terlalu dingin.

Tentunya, karena bayi masih sangat sensitif terhadap banyak hal baru, saat menjemur bayi di pagi hari, orang tua harus selalu berhati-hati. Jangan sampai terlalu panas dan juga jangan sampai terlalu lama. Pastikan bahwa bayi kalian mendapatkan asupan sinar matahari pagi yang cukup bersahabat dan sehat bagi tubuh mereka.

Lalu Apa Manfaat Dari Menjemur Bayi?

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menjemur bayi yang kuning setidaknya 10 menit dalam dua kali sehari dapat membuat kuning pada bayi menghilang secara perlahan. Hal ini disebabkan oleh sinar ultraviolet B dapat menguraikan kadar bilirubin yang berlebihan pada permukaan kulit sehingga kulit menjadi kuning. Nah, selain dari itu ada manfaat lain yang bisa didapat ketika menjemur bayi, beberapa manfaatnya adalah:

Mengatasi sulit tidur

Sinar matahari dapat meningkatkan produksi melatonin, yaitu hormon yang diproduksi oleh organ tubuh berukuran seoerti kacang atau nama lainnya kelenjar pinea organ tubuh yang terletak di dasar otak. Melatonin ini akan diperlukan apabila ingin memiliki kualitas tidur yang baik, sebab porsi tibur yang cukup dan kebiasaan tidur yang baik akan memiliki pengaruh terhadap kesehatan tubuh dalam waktu yang panjang.

Memperbaiki pencernaan

Meningkatkan nafsu makan, memperbaiki pencernaan dan meningkatkan metabolisme tubuh adalah manfaat lain dari sinar matahari untuk kulit tubuh. Sistem pencernaan yang lancar memungkinkan tubuh menyerap sebagian besar zat gizi dan nutrisi yang kita konsumsi sehari-hari, sebaliknya pencernaan yang tidak lancar akan membuat sisa makanan yang tidak terserap menumpuk di dalam tubuh dan mengganggu kesehatan.

Menghindarkan Bayi Kuning

Bayi baru lahir beresiko mengalami kuning karena kadar bilirubin mulai naik pada hari ke 3 sampai hari ke 5 dan menurun pada saat bayi berusia 7 sampai 10 hari. Manfaat sinar matahari pagi bagi kesehatan bayi dapat membantu memecah bilirubin dalam darah bayi sehingga kadarnya menurun dan kembali normal. Dengan demikian rona kulit bayi yang kuning akan berangsur normal juga.

Memperkuat Tulang Bayi

Kandungan vitamin D dalam sinar matahari pada kesehatan bayi berperan untuk membantu kalsium agar mudah terserap dalam darah dengan demikian akan menyatu dengan tulang untuk memperkuat tulang. Rajinlah menjemur bayi di pagi hari, maka pertumbuhan tulang bayi akan lebih kuat dan tubuh bayi akan menjadi lebih sehat.

Untuk memberikan efek kehangatan pada bayi

Sinar matahari pagi dapat memberikan kehangatan pada bayi yang nantinya bermanfaat untuk mengeluarkan lendir-lendir yang bersarang di tenggorokan si bayi. Terutama bagi bayi yang berpotensi memiliki gangguan alergi.

Menghindarkan bayi dari stress

Bayi yang mengalami stress pasca dilahirkan biasanya akan menangis terus menerus dan sering. Sinar matahari pagi juga dapat berkhasiat untuk melepaskan hormon endorphin atau yang biasa disebut dengan hormon anti-depresi dalam tubuh. Sehingga bayi yang mendapatkan cukup sinar matahari pagi dapat terhindar dari stress maupun kejenuhan.

Nah, itu dia penjelasan tentang bayi yang dijemur. Bagi kalian yang mempunyai bayi alangkah baiknya kalian selalu memperhatikan kesehatan kalian.

Related Posts