stats counter
All for Joomla All for Webmasters

Tidur sambil berjalan?? Apakah kalian pernah mengalami hal seperti ini? Mungkin tidak semua orang mengalami keadaan tidur sambil berjalan, tapi tetap saja ada yang melakukan hal ini. Bagi beberapa orang mungkin itu hanyalah kebiasaan dan sering kali mereka mengabaikannya?

Apakah kalian tidak berpikir kalau itu sangatlah berbahaya? Bagaimana jika seseorang yang tidur sambil berjalan itu tersandung sesuatu? Duh, kasihan kan jadinya. Nah, sebelum hal yang tidak diinginkan itu terjadi, lebih baik kita sama-sama mencari tahu tentang masalah tidur sambil berjalan ini.

Apa Yang Dimaksud Dengan Somnambulisme?

Somnambulisme ini adalah sebuah gangguan tidur sambil berjalan, yang merupakan gangguan perilaku yang terjadi dalam tahap mimpi dari tidur. Selama mengalami fase ini, tubuh akan melepaskan zat kimia yang dapat melumpuhkan tubuh.

Namun, bagi mereka yang berjalan sambil tidur mereka tidak memiliki pemicu dari kimia tersebut, sehingga mereka akan berjalan-jalan walaupun dalam keadaan tidur. Kebanyakan somnambulisme ini terjadi pada anak-anak karena sistem saraf mereka belum sepenuhnya bekembang. Bila terjadi pada orang dewasa, mungkin penyebabnya adalah psikologis, seperti stres berat atau penyebab medis seperti epilepsi.

Penyebab Seseorang Yang Tidur Sambil Berjalan?

Sebenarnya guys, para peneliti pun belum mendapatkan kepastian tentang apa penyebab sebenarnya dari somnambulisme atau yang memiliki nama lain sleepwaking.

  • Faktor Genetika atau Keturunan

Seseorang yang sering mengalami gangguan tidur sambil berjalan biasanya dilatarbelakangi oleh faktor keturunan. Biasanya, orang tua yang dulunya pernah mengalami gangguan tidur sambil berjalan juga akan memiliki anak yang akan mengalami hal yang sama ketika tidur. Para ahli juga sering mengamati gejala ini terjadi pada anak kembar.

  •  Kualitas Tidur Yang Kurang

Jika kualitas tidur seseorang sangat kurang maka ini juga menyebabkan munculnya gangguan tidur sambil berjalan. Kualitas tidur yang rendah bisa mencakup berbagai aspek, seperti kurang tidur, tidur dengan diliputi perasaan gelisah, tidur yang tidak teratur, juga lingkungan yang padat atau pengap ketika tidur. Tidur sambil berjalan juga sangat rentan dialami oleh orang-orang yang menderita insomnia kronis.

  • Terlalu Sering Mengkomsumsi Alkohol

Pernahkah kalian melihat seseorang yang sedang mabuk berjalan sempoyongan? Biasanya ketika mereka berjalan sebenarnya mereka dalam keadaan tidak sadar. Terbiasa mengkonsumsi minuman beralkohol juga bisa menyebabkan gangguan tidur sambil berjalan.

Mengkonsumsi minuman beralkohol terbukti dapat meningkatkan proyeksi pada otak sehingga memicu tidur sambil berjalan. Tidak hanya itu saja, proyeksi di otak yang muncul akibat mengkonsumsi minuman beralkohol juga sering menyebabkan gangguan tidur lainnya seperti mengigau saat tidur.

Bahkan meskipun seseorang tidak memiliki riwayat keluarga yang sering mengalami tidur sambil berjalan maka akibat konsumsi minuman beralkohol ia akan mengalami gangguan tidur sambil berjalan.

  • Terlalu Sering Mengkomsi Obat-obatan

Apakah kalian tahu kalau beberapa jenis obat-obatan juga bisa memicu gangguan tidur sambil berjalan?  Menurut para peneliti, mengkonsumsi obat penenang secara teratur dan juga konsumsi obat-obatan yang bertujuan untuk meningkatkan relaksasi jangka panjang juga beresiko meningkatkan gangguan tidur sambil berjalan.

Selain beberapa jenis obat-obatan tersebut, mengkonsumsi obat neuroleptik, stimulan dan juga anthistamin ternyata juga bisa menjadi faktor pendorong yang menyebabkan gangguan tidur sambil berjalan.

  • Mengalami Stres Yang Kronis

Stres merupakan suatu kondisi mental seseorang yang berada dalam kondisi yang tidak stabil. Kondisi tersebut sekaligus akan menyebabkan gangguan tidur berupa tidur sambil berjalan. Selain dapat menyebabkan gangguan tidur sambil berjalan, stres juga bisa memicu gangguan tidur lainnya seperti kurang tidur dan juga mengigau pada saat tidur. Selain berpengaruh buruk pada kualitas tidur, stres juga bisa berdampak buruk pada kesehatan, seperti memicu hipertensi, penyakit jantung dan juga obesitas.

  • Asma dan Sleep Apnea

Asma dan juga sleep apnea bisa dikatakan memiliki kemiripan namun tidak bisa disamakan begitu saja. Asma merupakan gangguan kesehatan yang dapat menyerang saluran pernapasan. Sleep apnea memiliki gejala yang hampir sama dengan asma, yakni gejala gangguan sesak napas. Bedanya, sleep apnea akan menyebabkan penderitanya berhenti bernapas secara tiba-tiba selama beberapa detik ketika tidur. Kondisi itulah yang bisa memicu tidur sambil berjalan pada beberapa orang.

  •  Memiliki Kepribadian Ganda

Penelitian mengatakan bahwa seseorang yang memiliki kepribadian ganda juga bisa terserang gangguan tidur sambil berjalan ini. Dalam kondisi seperti ini, biasanya orang yang memiliki kepribadian ganda bisa melakukan hal-hal yang berbahaya. Bahkan ada sebuah kasus yang menunjukkan seseorang melakukan tindakan kriminal karena mengalami gangguan tidur sambil berjalan sebagai dampak dari kepribadiannya yang ganda. Tentu kondisi ini harus ditangani dengan tepat karena pastinya ini akan mempengaruhi kesehatan fisik sekaligus psikologis seseorang.

  •  Masalah Pada Jantung

Gangguan pada jantung juga akan bisa menyebabkan gangguan tidur sambil berjalan. Namun sayangnya hingga saat ini para peneliti belum bisa memastikan hubungan antara jantung dengan gangguan tidur sambil berjalan.

Kasus Yang Pernah Terjadi Akibat Tidur Berjalan?

Seperti yang telah mimin jelaskan tadi, bahwa tidur sambil berjalan ini sangatlah berbahaya. Selain membahayakan diri sendiri. ternyata tidur sambil berjalan dapat menyebabkan perbuatan kriminal. Misalnya saja seperti beberapa kasus yang terjadi dibawah ini.

  • Bunuh Mertua Sambil Tidur

Percayakah kalian bahwa seseorang yang tidur sambil berjalan dapat membunuh seseorang? Ya, ini memang benar adanya. Kennert Parks adalah seorang pria asal Kanada yang mengalami tidur sambil berjalanan. Hal ini karena ia mengalami stres yang terlalu berat akibat dari kehilangan pekerjaan dan terlibat hutang akibat kebiasaan yang selalu berjudi,

Hingga pada 23 Mei 1987, ketika Parks tiba-tiba mengalami tidur sambil berjalan, ia kemudian menyetir mobil ke rumah mertuanya ( gimana bisa nyetir sambil tidur ya). Ia kemudian berusah membunuh mertua dan juga melukai ayahnya. Setelah ia mengetahui bahwa ia telah melakukan tindakan kriminal, ia langsung menyerahkan dirinya kepolisi.

Walaupun terjadi kejadian seperti itu, Parks dan mertuanya tetap berhubungan baik. Bahkan putusan pengadilan menyatakan bahwa dia tak bersalah.

  • Tidur Berjalan Dan Berhubungan Seks

Hal ini terjadi pada seorang wanita yang berasal dari Australia yang tak ingin disebutkan namanya, ia memiliki masalah yang cukup serius dengan kebiasaannya tidur sambil berjalan. Ia selalu tidur berjalan hingga keluar rumah dan tanpa disadari ia mengajak seseorang yang tidak ia kenal untuk melakukan hubungan seks.

Padahal wanita ini sudah menikah. Setelah wanita dan suaminya terbangun di pagi hari, keduanya heran kenapa selalu ada banyak kondom yang bertebaran di sekitar rumah mereka. Kejadian ini mulai terungkap setelah suatu malam sang suami memergoki kalau istrinya tidur berjalan dan mengajak seseorang untuk bercinta dan itu tanpa ia sadari.

  • Tidur Berjalan Hingga Tewas

Kisah selanjutnya terjadi pada seorang pria pengidap tidur sambil berjalan atau somnabulisme bernama Timothy Brueggemann. Ia adalah salah satu pelanggan obat tidur nomer satu di Amerika. Suatu ketika ia mengalami keadaan tidur sambil mengendarai truk dan menabrak sebuah pohon. Namun ini tidak membunuhnya..

Produsen obat tersebut kemudian mengelak bahwa produknya memiliki efek samping. Padahal sudah banyak kasus tidur berjalan akibat dari obat tersebut. Hingga akhirnya suatu hari Timothy yang sudah mengonsumsi obat tersebut ditemukan mati di luar rumah yang sedang bersalju.

Diduga ia tidur berjalan dan keluar rumah. Ia mati membeku karena hanya menggunakan celana bokser saja. Oalah tragis banget sih.

  • Tidur Berjalan Dan Dituduh Memperkosa

Jan Luedecke hanya ingat bahwa dirinya ikut pesta di tahun 2005. Kemudian setelah mabuk, dia tertidur di sofa. Namun ternyata beberapa jam kemudian ia terbangun di mana dirinya dituduh telah memperkosa seorang wanita.

Hakim yang memperhatikan kasus ini agak meragukan Jan. Untungnya seorang dokter memberi penjelasan bahwa pria ini memang punya kelainan saat tidur. Pernyataan ini semakin diperkuat karena para mantan pacarJan pernah mengalami hubungan seks saat Jan dalam keadaan tidur.

Jadi sebenarnya Jan tak sadar bahwa dia melakukan hubungan seks dalam tidurnya, bahkan ia sudah melakukannya dengan wanita yang berbeda. Ya Tuhan…

  • Tidur Berjalan Sambil Masak Dan Makan

Bisa dikatakan bahwa ini sangat tidak masuk akal. Ini adalah salah satu kisah tidur berjalan yang cukup membahayakan. Lesley Cusack adalah wanita berusia 55 tahun yang sering makan dalam keadaan tertidur. Hal ini tentu kurang baik bagi kesehatannya, sampai ia memutuskan diet saat ia sedang terjaga.

Lesley bahkan memasak menggunakan oven gas dalam kondisi terlelap, waduh bisa gawat kalau sampai salah pegang. Ia bisa makan 2500 kalori dalam semalam. Padahal di jam biasa ia sudah melakukannya. Bisa dibayangkan bahwa dalam sehari ia bisa makan 2-3 kali lipat. Yang lebih mengerikan adalah yang ia makan bukanlah hal yang umum untuk dimakan. Yang ia makan adalah makanan yang dicampur dengan cat atau bubuk pencuci piring. Lesley kemudian menjalani terapi untuk mengatasi masalah anehnya ini.

Hal Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Orang Yang Tidur Berjalan

 

Pengobatan mungkin akan sangat diperlukan, akan tetapi, alangkah baiknya kita menjaga seseorang yang memiliki gangguan ini. Ketika seseorang mulai melakukan tidur berjalan, sebaiknya segera tuntun kembali ke tempat tidurnya untuk menghindari risiko bahaya dan jangan langsung membangunkannya.

Namun, terkadang orang yang tidur berjalan akan secara tak sadar menolak untuk diarahkan kembali ke kamar. Dalam beberapa kasus, kalian kesulitan untuk mengendalikan gerakan orang yang tidur berjalan sementara orang tersebut berisiko melakukan sesuatu yang berbahaya. Dalam keadaan tersebut, para ahli menganjurkan agar kalian membangunkannya. Perhatikan cara-cara aman untuk membangunkan orang yang tidur berjalan berikut.

  • Jangan dipaksa bangun

Ketika orang yang sedang tidur berjalan akan sangat sulit untuk dikendalikan atau dibangunkan, jangan mengguncang-guncang tubuhnya atau memaksanya untuk bangun. Orang tersebut sedang berada dalam tahapan tidur yang sangat dalam.

Jika dibangunkan dengan tiba-tiba, ia akan merasa pusing dan akan mengalami disorientasi. Maka kalau kalian memang tak bisa membangunkan atau menuntunnya kembali ke tempat tidur, sebaiknya selalu pastikan bahwa kalian terus memantau dan menjaga agar orang tersebut tidak menginjak atau menyenggol apa pun.

  • Bawa ke tempat yang relatif aman

Apabila kalian memang ingin membangunkan orang yang tidur sambil berjalan, maka sebisa mungkin arahkan dulu supaya ia tak berada di tempat yang berbahaya saat ia bangun. Hindari anak tangga, kamar mandi yang licin atau dapur yang penuh dengan perabotan. Jika ia sudah berjalan sampai ke luar rumah, tuntun kembali ke dalam supaya dirinya agar ia tidak terlalu kaget ketika terbangun.

  • Jauhkan benda-benda tajam di sekitarnya

Sebelum orang yang tidur berjalan terbangun, pastikan tak ada benda-benda yang berbahaya seperti pecah-belah atau alat makan di sekitarnya. Dengan begitu, ketika dirinya terbangun, dia tak akan menyenggol sesuatu yang justru akan membuatnya terkejut dan bereaksi secara agresif. Apabila orang yang berjalan dalam tidurnya sudah terlanjur menggenggam sesuatu, usahakan untuk mengambilnya perlahan-lahan sebelum dirinya terbangun.

  • Bangunkan dengan suara beriisik

Jangan membangunkan orang yang tidur berjalan dengan cara menyentuh, mengguncang atau bahkan menepuk dirinya. Kalau kalian melakukan ini, besar kemungkinan orang yang kalian bangunkan tersebut akan refleks menyerang atau menghalau kalian tanpa sadar.

Ini karena di alam bawah sadarnya, dia menerjemahkan situasi yang sebenarnya dialami sebagai ancaman. Oleh karena itu, sebaiknya kalian membangunkan orang yang tidur berjalan dengan membuat suara-suara yang berisik.

Mulailah dengan suara yang relatif kecil seperti memanggil namanya atau membuka dan menutup daun pintu secara cepat. Kalian juga bisa memainkan nada suara dari smartphone. Semakin lama, pastikan suara yang kalian buat menjadi semakin keras agar orang yang tidur berjalan bisa tersadar secara bertahap.

  • Pastikan nada suara kalian tetap tenang

Waktu membangunkan orang yang tidur sambil berjalan, pastikan untuk mengendalikan suara dan reaksi kalian. Usahakan untuk tetap tenang, jangan terlihat panik atau ketakutan. Bayangkan jika kalian yang berada di posisi orang tersebut. Dia akan sangat bingung ketika mendapati dirinya tiba-tiba berada di luar kamarnya dengan suara kalian yang panik ketika membangunkannya. Maka sebaiknya gunakan nada suara yang seperti biasa.

Yup, itulah penjelasan tentang seseorang yang mengalami gangguan tidur sambil berjalan. Semoga artikel ini dapat membantu kalian jika memiliki seseorang yang mengalami gangguan tidur berjalan.

Related Posts