stats counter
All for Joomla All for Webmasters

Vitamin A merupakan unsur terpenting dalam memenuhi kebutuhan tubuh manusia. Selama ini kebanyakan masyarakat hanya mengenal manfaat vitamin A untuk kesehatan mata. Namun sebenarnya selain membantu indera penglihatan, vitamin A juga memiliki banyak manfaat lain yang tak kalah penting bagi tubuh. Vitamin ini dapat ditemukan dalam berbagai bahan makanan, misalnya hati, susu, keju, yoghurt, telur, melon, mangga, bayam, wortel, serta minyak ikan laut.

Pengertian vitamin A

Vitamin A merupakan salah satu jenis vitamin larut dalam lemak yang berperan penting dalam pembentukan sistem penglihatan yang baik. Terdapat beberapa senyawa yang digolongkan ke dalam kelompok vitamin A, antara lain retinol, retinil palmitat, dan retinil asetat. Akan tetapi, istilah vitamin A seringkali merujuk pada senyawa retinol dibandingkan dengan senyawa lain karena senyawa inilah yang paling banyak berperan aktif di dalam tubuh.

Vitamin A adalah salah satu vitamin yang berperan penting dalam perkembangan dan kinerja berbagai organ tubuh, seperti mata, kulit, pertumbuhan, dan sistem kekebalan tubuh. Vitamin A adalah vitamin yang larut dalam lemak yang memiliki beberapa fungsi penting dalam tubuh, seperti membantu sel bereproduksi secara normal yang disebut juga dengan diferensiasi selular, vitamin yang baik untuk penglihatan, dan bermanfaat untuk menunjang pertumbuhan embrio dan janin secara normal. Vitamin A banyak ditemukan pada wortel, minyak ikan, susu, keju, dan hati. Rumus kimia untuk Vitamin A adalah C20H30O.

Manfaat vitamin A

Karena perannya yang sangat penting, asupan vitamin A harian yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan dalam Angka Kecukupan Gizi (AKG) adalah sebanyak 500 mikrogram (mcg) untuk wanita dewasa dan 500 mikrogram (mcg) untuk laki-laki dewasa. vitamin A juga bisa membantu menjaga kulit dan selaput lendir yang melapisi hidung, sinus, dan mulut yang sehat. Manfaat vitamin A lainnya termasuk:

1. Menjaga kesehatan mata

Ciri-ciri mata minus Salah satu manfaat vitamin A yang paling terkenal yakni berkat kemampuannya untuk menjaga fungsi penglihatan Anda. Vitamin A disini memiliki tugas penting untuk mengubah cahaya yang ditangkap oleh mata menjadi impuls listrik untuk dihantarkan langsung ke otak. Jika tubuh kekurangan vitamin A, Anda mungkin mengalami rabun senja sebagai bentuk gejala awal. Ini terjadi karena retina mata, yang seharusnya menangkap cahaya datang, kekurangan bahan penyusunnya berupa rhodopsin.

Vitamin A adalah komponen utama penghasil pigmen rhodopsin. Tak heran, banyak orang dengan rabun senja yang sulit untuk melihat secara jelas di malam hari akibat penurunan fungsi retina. Selain mencegah rabun senja, memenuhi kebutuhan vitamin A yang merupakan sumber beta karoten dapat membantu memperlambat penurunan penglihatan seiring bertambahnya usia.

2. Memperkuat sistem imun

Mudah jatuh sakit disela-sela kesibukan yang padat? Mungkin Anda kekurangan vitamin A. Pasalnya, vitamin A ternyata punya peran penting dalam menjaga pertahanan alami tubuh Anda. Meliputi mengoptimalkan fungsi paru, usus, serta organ tubuh lainnya dari serangan bakteri penyebab infeksi.Vitamin A juga terlibat langsung dalam produksi dan kerja sel darah putih, guna membantu menyerang patogen asing yang masuk ke dalam tubuh. Artinya, tubuh yang kekurangan vitamin A akan sangat rentan terhadap serangan infeksi dan sulit kembali pulih saat sedang sakit, dilansir dari Annual Review of Nutrition Journal.

3. Menunjang pertumbuhan janin

Manfaat vitamin A lainnya penting bagi kesehatan sistem reproduksi pria dan wanita. Bahkan, vitamin yang tergolong larut lemak ini juga baik untuk menunjang perkembang embrio selama masa kehamilan.

Kecukupan vitamin A yang harus dipenuhi ibu hamil akan melengkapi struktur tubuh janin, termasuk organ jantung, ginjal, mata, paru-paru, pankreas hingga kerangka tubuh. Meski begitu, ibu hamil harus tetap memantau asupan vitamin A yang masuk ke dalam tubuh. Terlalu banyak vitamin A juga dapat membahayakan janin di dalam perut ibu. Sebaiknya penuhi kebutuhan vitamin ini secukupnya, tidak kurang ataupun lebih, yang justru bisa membahayakan kesehatan tubuh.

4. Mencegah jerawat muncul

Vitamin A ternyata punya hubungan khusus dengan jerawat, lho. Ya, vitamin ini termasuk nutrisi penting yang dapat membantu membasmi jerawat membandel bahkan mencegah kemunculannya. Ini karena ketika kadar vitamin A dalam tubuh rendah, maka produksi keratin (protein alami pada rambut) akan meningkat pesat hingga melebihi batas optimalnya.
Kondisi ini yang kemudian membuat produksi minyak di kulit lebih banyak sehingga menyumbat pori-pori kulit dan memicu timbulnya jerawat.

5. Menjaga kesehatan tulang

Vitamin D dan kalsium adalah beberapa nutrisi kunci yang mampu menjaga fungsi tulang seiring bertambahnya usia. Namun yang mungkin belum Anda tahu bahwa vitamin A juga punya andil penting dalam perkembangan tulang. Vitamin ini bahkan sering dikaitkan dengan kondisi tulang yang memburuk. Pernyataan tersebut didukung oleh penelitian yang dimuat dalam International Journal of Environmental Research and Public Health, bahwa orang dengan kadar vitamin A yang rendah berisiko untuk mengalami patah tulang yang jauh lebih tinggi daripada orang yang dapat memenuhi kebutuhan vitamin A dengan baik.

Sumber Vitamin A

Sebagian besar kebutuhan vitamin A ini dapat diperoleh dari asupan makanan sehari-hari. Jika tak digunakan seluruhnya, sisa vitamin A yang terserap dapat disimpan tubuh untuk digunakan pada kemudian hari. Kandungan vitamin A dapat ditemukan pada hati, ikan, yogurt, susu, keju, telur, mentega rendah lemak, susu rendah lemak dan sereal yang sudah difortifikasi atau diberi tambahan vitamin A.

Yang perlu diperhatikan, meskipun hati adalah salah satu sumber makanan yang kaya akan manfaat vitamin A, namun konsumsinya harus dibatasi, yaitu tidak lebih dari satu kali per minggu. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah tubuh kelebihan asupan vitamin A. wortel juga merupakan salah satu sumber vitamin A yang populer dalam masyarakat. Namun, sebenarnya masih banyak sayur-sayuran lain sumber vitamin A seperti bayam, ubi dan paprika merah. Selain itu, buah-buahan terutama yang berwarna kuning, seperti mangga, pepaya, dan ciplukan juga merupakan sumber vitamin A yang baik.

Risiko Efek Samping

Vitamin A aman jika dikonsumsi sesuai kebutuhan. Dosis asupan vitamin A yang lebih tinggi diberikan jika seseorang mengalami defisiensi atau kekurangan. Namun, harus selalu berdasarkan rekomendasi dokter. Beberapa risiko jika mengonsumsi vitamin A secara berlebihan, antara lain:

♦ Menyebabkan keracunan dengan gejala pusing, muntah, kulit kering, dan nyeri sendi.
♦ Memengaruhi kinerja obat lain, misalnya obat pengencer darah, obat jerawat, pil KB, dan pengobatan kanker.
♦ Konsumsi vitamin A secara berlebihan dikaitkan dengan gangguan hati, menurunnya kepadatan tulang serta kelainan pada bayi.
Selain itu, bagi Anda yang memiliki penyakit hati atau ginjal, sebaiknya menghindari konsumsi suplemen vitamin A jika tidak direkomendasikan dokter.

Jangan sembarangan mengonsumsi suplemen tambahan, termasuk vitamin A. Kebutuhan akan manfaat vitamin A umumnya dapat tercukupi melalui pola makan seimbang. Selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu mengenai perlu atau tidaknya mengonsumsi suplemen tambahan vitamin A. Demikianlah artikel tentang Vitamin A. Semoga artikel diatas bermanfaat dan bisa menambah wawasan buat Anda. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya. Terima kasih.

Related Posts