stats counter
All for Joomla All for Webmasters

Tidak semua orang memiliki kulit yang normal, sebagian dari mereka ada yang memiliki kulit sensitif. Seseorang yang memilili kulit sensitif akan lebih mudah mengalami alergi. Akan tetapi, banyak yang tidak menyadari kalau mereka terkena alergi.

Oleh karena itu, sebaiknya kita harus mengenali terlebih dahulu tentang bagaimana alergi pada kulit ini bisa terjadi dan apa yang menyebabkannya. Setelah kita mengetahuinya baru kita dapat mencari solusi yang tepat untuk mengobatinya.

Iritasi Pada Kulit Merupakan Pemicu Dari Alergi

Alergi kulit merupakan suatu indikasi bahwa kulit sedang mengalami iritasi. Biasanya sih akan ditandai dengan gatal-gatal, memerah dan timbul bintik-bintik kecil . Beberapa orang yang sudah dalam kondisi alergi parah dapat membentuk kantung cairan yang berisi nanah. Di dunia kedokteran keadaan seperti ini lebih terkenal dengan istilah vesikel.

Kondisi alergi kulit ini tidak dapat menular kok. Seseorang bisa mengalami keadaan alergi kulit ini apabila ia memiliki riwayat genetik (faktor keturunan) dan faktor lingkungan. Kedua faktor tersebut tidak dapat dipisahkan, karena alergi terjadi karena interaksi antara kedua faktor tersebut yaitu ketika tubuh yang mempunyai genetik sensitif mengalami kontak dengan zat alergen (penyebab alergi).

Perawatan yang bisa dilakukan adalah dengan mengambil obat-obatan yang dapat mengurangi rasa gatal pada kulit dan mengobati kondisi yang mendasari yang menyebabkan timbulnya alergi kulit. Kelas obat yang paling sering digunakan untuk mengobati alergi kulit adalah antihistamin, kortikosteroid, kortikosteroid / kombinasi keratolytic  dan kulit emolien.

Hal Yang Menjadi Penyebab Timbulnya Alergi Kulit

Banyak orang yang baru menyadari dirinya terkena alergi setelah keadaan menjadi lebih parah. Untuk mengobatinya pun kalian tidak boleh asal-asalan. Jadi gimana donk baiknya? Langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah dengan mengetahui penyebabnya terlebih dahulu.

Antibiotik untuk penyembuh luka

Jenis antibiotic topical yang digunakan sebagai obat luka misalnya untuk luka terbakar dan terkena sayatan juga dapat beresiko menjadi alergi. Kandungan zat bacitracin inilah yang dapat meningkatkan resiko alergi.

Karena ada berbagai macam antibiotik ini, pasien perlu tahu jenis-jenis antibiotik dan manfaatnya agar tidak salah mengkonsumsi antibiotik. Namun, jika mengkonsumsi antibiotik secara terus menerus, maka ini dapat menimbukan efek samping dari antibiotik.

Memakan Seafood

Banyak orang yang mengaku merasa gatal ketika selesai mengonsumsi seafood. Ada dua alasan mengapa hal ini terjadi. Yakni orang tersebut memang alergi pada seafood, seperti tidak tahan pada kondisi amis dan asin. Ada juga karena senyawa pada seafood yang dapat meningkatkan resiko alergi.

Kutu Debu

Ini merupakan debu rumahan yang sudah tercampur dengan berbagai kuman yang menempel pada serat kain. Biasanya yang dapat menempel pada kain ini adalah hewan yang kulitnya sudah mengelupas, jamur, spora, bakteri dan kutu.

Letak pada kutu debu ini ada pada bantal guling atau di kasur. Meski tidak semua orang mengalami alergi ini, namun untuk kulit yang sangat sensitive ini akan dapat berpengaruh sampai 90% dan merusak kulit

Parfum

Ada beberapa jenis parfum tertentu yang mengandung zat balsam peru (Myroxylon pereirae). Jenis parfum inilah yang mampu memicu adanya alergi. Bahan yang ada dalam parfum ini mengandung getah pohon. Menurut penelitian yang dilaksanakan di klinik Mayo, ada lebih dari 1500 pasien yang mengalami allergen getah pohon dan ini telah menduduki posisi nomor 3.

Biasanya gejalanya ini akan ditandai dengan ruam yang memerah. Terjadinya hal ini menjadi indikasi bahwa kulit dapat mengalami infeksi. Jika sudah seperti ini maka penggunaan parfum tersebut  harus dihentikan sebelum menjadi semakin parah.

Wangi Makanan

Aroma pada makanan juga dapat meningkatkan resiko terjadinya alergi. Bentuknya dalam fragrance mix. Selain dalam makanan, hal ini juga dapat ditemukan dalam kosmetik, antiseptic, sabun dan beberapa produk yang berhubungan langsung dengan masalah gigi serta mulut.

Jenis-Jenis Alergi Pada Kulit

Mungkin penyebab seseorang dalam mengalami alergi kulit ini berbeda-beda. Namun, dampak yang dirasakan sama yaitu, gatal-gatal dan timbulnya ruam. Oleh karena itu, ada beberapa jenis dari alergi yang memiliki penyebab yang berbeda-beda yang harus kita tahu agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat..

  • Dermatitis Atopi

Alergi yang satu ini sering dialami oleh anak-anak tapi orang dewasa juga bisa mengalaminya. Pada anak-anak, penyakit ini biasanya memiliki ciri berupa ruam pada bagian kulit kepala, lutut, siku dan pipi.

Sedangkan pada orang dewasa, ruam ini akan muncul pada lipatan lengan, siku, lutut, muka, leher atau pergelangan kaki. Warna dari ruam ini adalah kemerahan, bersisik dan rasanya sangat gatal. Jika kulit kalian termasuk kulit kering maka ini dapat memperparahnya.

Hal yang dapat menyebabkannya adalah faktor keturunan. Sementara faktor lain yang dapat menjadi  pemicunya bisa berasal dari lingkungan. Contohnya, sabun, detergen, serbuk sari atau bahan apapun yang mengandung protease (sejenis protein) yang memicu kemunculan alergi.

  • Dermatitis Kontak Alergi

Jenis alergi yang satu ini terjadi saat kulit bersentuhan langsung dengan alergen. Dermatitis kontak alergi bisa muncul karena adanya berbagai pemicu. Umumnya, alergi ini dapat terjadi karena pemakaian losion atau parfum.

Ada juga hal lain yang dapat memicu alergi ini seperti pada bahan-bahan yang terdapat di udara, yang kemudian menempel di kulit. Misalnya, serbuk sari dan asap rokok. Reaksi alergi ini biasanya disebut dengan airborne contact dermatitis.

Sebagian orang ada juga yang dapar mengalami alergi terhadap bahan logam, seperti perhiasan. Tanaman dan lateks juga bisa menyebabkan reaksi alergi jenis ini.

Ciri-ciri alergi pada kulit yang muncul akibat kontak langsung dengan alergen meliputi kulit kemerahan, ruam, bentol, kulit bersisik, gatal dan bengkak.

  • Urtikaria

Urtikaria biasanya yang lebih dikenal oleh masyarakat umum istilah biduran. Kondisi ini merupakan peradangan pada kulit yang terjadi karena sistem imun mengeluarkan histamin. Akibatnya, pembuluh darah halus mengalami kebocoran dan akhirnya menimbulkan bengkak di kulit.

Biduran dapat terbagi menjadi kronis dan akut. Jenis akut biasanya akan berlangsung tidak lebih dari 1,5 bulan dan disebabkan oleh kontak dengan alergen atau infeksi. Sedangkan biduran kronis berlangsung lebih lama tanpa penyebab yang jelas.

Ciri-ciri alergi ini umumnya berupa bentol atau bengkak dan merah pada kulit yang terkadang dibarengi dengan rasa gatal yang parah. Urtikaria kronis sering kali terasa tidak nyaman dan terkadang menyakitkan, namun kondisi ini tidak menular.

Pada kasus tertentu, gatal-gatal muncul bersama angioedema, yaitu pembengkakan berukuran besar dan terdapat pada lapisan kulit yang lebih dalam. Angioedema sering menyerang wajah, misalnya dekat mulut dan juga mata.

Makanan Yang Dapat Memicu Alergi Kulit

Tidak hanya udara ataupun bahan logam yang dapat menimbulkan alergi pada kulit. Seperti yang sudah dikatakan tadi bahwa makanan juga dapat menimbulkan reaksi pada kulit.

Beberapa makanan yang juga dapat membuat alergi pada kulit adalah:

  • Tepung Terigu

Tepung terigu ini sama dengan gluten karena memang glutenlah yang terkandung di dalamnya. Biasanya, semakin tingginya kadar gluten, maka kadar protein yang ada pada tepung terigu juga makin tinggi. Tepung terigu ini biasanya digunakan untuk membuat roti, maka bagi kalian yang sangat menyukai roti hendaknya berhati-hati karena kandungan gluten yang ada di dalamnya.

Adanya intoleransi gluten terkadang dapat menjadi bahaya yang cukup besar bagi sebagian orang karena mampu membuat reaksi alergi yang timbul. Alergi yang ditimbulkan sebenarnya tergolong sederhana, seperti misalnya ruam di kulit, gatal, serta mata yang mengeluarkan air. Namun ini bisa berubah menjadi buruk ketika dilanjutkan dengan gejala diare, batuk dan bahkan pilek.

Gejala-gejala tersebut umumnya akan terjadi tidak lama setelah mengonsumsi atau sekadar menghirup gluten. Tentu cara terbaik untuk menghentikan alergi kulit yang muncul adalah dengan menghentikan konsumsi roti bertepung terigu atau bergluten. Jauhilah segala makanan penyebab alergi kulit yang berkandungan gluten demi kesehatan dan keamanan kulit.

  • Ikan

Segala jenis ikan laut kebanyakan memang akan menimbulkan reaksi alergi kulit bagi yang tidak tahan terhadap alergen ini. Walaupun rasa ikan ini lezat, alergi dapat datang beberapa jam setelahnya. Ikan yang termasuk cukup membahayakan kulit kita adalah ikan tuna dan ikan salmon.

Ikan laut memang merupakan makanan yang mengandung omega-3 yang amat tinggi, namun mereka pun dapat menjadi alergen terkuat. Bahkan reaksi alergi yang dikeluarkan oleh beberapa orang bisa saja mengancam jiwa. Terlepas dari kandungan omega-3 dan vitamin mineral lainnya, alergi kulit terhadap ikan pada umumnya bisa terjadi seumur hidup. Otomatis ini artinya tidak bisa disembuhkan. Jadi gak bisa donk makan ini.

  • Telur Ayam

Sepintas memang telur ayam ini tampak biasa dan banyak orang yang memakannya baik-baik saja. Namun sebenarnya, ada beberapa orang yang juga menderita alergi telur di mana biasanya dialami oleh orang-orang yang memiliki kulit sensitif. Tak hanya gatal dan ruam di kulit, bisul atau jerawat juga bisa terjadi dan lebih jauh lagi, penyakit eksim pun dapat ditimbulkan oleh makanan sederhana ini.

  • Laron

Apakah kalian termasuk orang yang suka mengkonsumsi makanan jenis laron? Jika iya berhentilah mulai dari sekarang kalau kalian memang sedang menderita penyakit gatal. Makanan jenis serangga ini juga mengandung protein yang sangat tinggi sehingga akan dapat menyebabkan benjol-benjol pada permukaan kulit dan terasa sangat gatal.

  • Gembili

Gembili adalah makanan yang termasuk kedalam kelompok makanan layaknya ketela pohon. Ini dikarenakan makanan ini dimakan pada bagian akarnya. Makanan ini pada kondisi tertentu dapat menyebabkan gatal-gatal pada bagian lidah serta mulut.

Namun gembili dapat menyebabkan gatal yang bisa disebabkan karena cara pengolahannya yang tidak benar yaitu tidak dicuci dulu sampai bersih. Maka jika gembili yang dimakan tidak dibersihkan dulu secara sempurna akan meninggalkan getah yang pada akhirnya menimbulkan gatal pada kulit.

  • Susu Sapi

Khasiat susu sapi murni memang sudah banyak diketahui, bahkan kandungan kalsium dan lemaknya pun termasuk tinggi. Meski bagus untuk anak-anak, susu sapi jugalah yang menjadi makanan penyebab alergi utama pada anak-anak. Tak hanya saluran cerna saja yang akan diserang, tapi juga pada bagian kulit anak.

Khusus untuk dermatitis atau gangguan kulit, biasanya ini akan timbul sebagai salah satu reaksi alergi lambat. Gejala demikian akan mulai nampak justru setelah lewat 20 jam dari waktu anak minum susu, terutama bayi. Bila anak mulai tak nyaman karena mata dan hidungnya gatal, mata pun memerah, maka kalian harua langsung membawa anak ke dokter anak untuk penanganan yang tepat dan cepat.

  • Kepiting

Satu lagi nih makanan laut yang sebaiknya harus kalian waspadai, apalagi bagi kalian yang sangat rentan dan memang gampang  mengalami alergi. Gejala awalnya memang beragam, namun gejala seperti mulut yang terasa gatal-gatal adalah yang paling umum.

Alergi kulit tersebut akan muncul hanya selang beberapa jam setelah kalian selesai menikmati makanan dengan bahan utama kepiting. Setelah itu bisa-bisa dilanjut dengan gejala nyeri perut, mual, muntah dan diare.

  • Gandum

Alergi yang dapat membuat kulit menjadi gatal juga dapat dipicu akibat makanan gandum. orang dewasalah yang pada umumnya mengalami reaksi alergi gatal karena makan gandum. Ini karena di dalam gandum ada kandungan besar gluten yang bisa berbahaya bagi penderita celiac alias penderita alergi gandum. Untuk menghindari reaksi alergi dan memperburuk kondisi ini, maka sangat diharapkan untuk melaksanakan diet bebas gandum.

Mencari Penyebabnya Merupakan Langkah Awal Pengobatan Alergi  Kulit.

Seperti yang sudah kita bicangkan tadi diatas, ada banyak penyebab yang bisa memicu timbulnya alergi. Oleh karena itu, jika kalian ingin mengobati alergi ini maka kalian harus mencari tahu apa yang dapat memicu alergi itu terjadi.

Nah, untuk panduan selengkapnya kalian bisa mengikuti tips ini.

  • Temukan Penyebabnya

Untuk mengatasi alergi, hal yang paling utama dilakukan adalah cari tahu penyebab alergi tersebut. Jika kalian mengalami alergi dikarenakan adanya zat formaldehida, maka besok ketika membeli obat janganlah kalian mrmbeli obat yang memiliki komposisi formaldehida.

  • Konsumsi Makanan yang Mengandung Magnesium

Salah satu fungsi dari makanan yang mengandung magnesium yakni sebagai manipulasi susbstansi polyphosphate seperti ATP. Hal ini sangat baik untuk memanipulasi hal yang membuat kita alergi menjadi terkurangi efek alerginya.

Makanan yang mengandung zat ini adalah almond, alpukat, bayam, rempah-rempah, kopi,kacang tanah dan juga soba.

  • Konsumsi Makanan Mengandung Beta Karoten

Si manis wortel ternyata juga memiliki kelebihan untuk mengatasi alergi. kandunganya mampu meningkatkan sistem imunnitas. selain itu juga  ini dapat membantu memperbaiki sistem pernafasan, serta merupakan antioksidan yang ampuh menangkal radikal bebas. Beberapa makanan yang mengandung beta karoten adalah papaya, mangga dan bayam.

  • Menyembuhkan Alergi

Sebenarnya belum ada obat yang secara pasti untuk menyembuhkan alergi. Sebab hal ini merupakan suatu keturunan. Namun menurut perkembangan saat ini, menggunakan terapi juga mampu mengurangi alergi.

Hal Yang Harus Kamu Lakukan Jika Rasa Gatal Akibat Alergi Semakin Mengganggu

Pasti rasanya sangat mengganggu kalau kita terus menerus merasakan rasa gatal. Namun, mau tak mau kita harus merasakannya apalagi kalau kita terkena alergi kulit. Gak kebayang kan rasanya gatalnya itu gimana?

Nah, agar bisa mengurangi rasa gatal itu kalian ada beberapa cara yang bisa lakukan untuk menguranginya.

  •  Jangan digaruk

Pertolongan pertama yang paling tepat saat muncul gatal karena alergi adalah jangan menggaruknya ( tapi gak tahan kalau gak digaruk). Rasa gatal karena alergi memang sangat mengganggu dan pasti membuat kalian ingin segera menggaruknya.

Namun sebaiknya jangan lakukan hal ini untuk kebaikan kulit kalian sendiri. Ini dikarenakan jika kalian menggaruknya malah justru akan membuat alergi gatal menjadi semakin parah bahkan dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada kulit.

  • Gunakan salep atau krim pereda gatal

Salep atau krim dengan kandungan hidrokortison akan dapat meredakan atau mengurangi gatal karena alergi yang kalian derita atau kalian juga menggunakan lotion calamine kok.

  • Mandilah dengan air dingin

Cobalah untuk  mandi dengan air dingin. Ini dipercaya dapat mengurangi ruam pada kulit atau kalian bisa juga menggunakan kompres air dingin pada kulit yang gatal karena alergi. Setelah itu, keringkan kulit dengan handuk bersih kemudian gunakan pelembap. Jangan mandi dengan air hangat karena dapat memperparah gejala alergi kulit.

  • Gunakan pakaian yang longgar dan lembut

Pakaian yang ketat dapat juga memperburuk rasa gatal pada kulit. Kalian bisa memakai pakaian dari bahan katun yang dingin dan nyaman di kulit. Hindari juga pakaian berbahan wol karena dapat memperparah rasa gatal pada alergi kalian.

Pengobatan Alami Pada Alergi Kulit

Bagi kalian yang takut untuk pergi ke dokter, berbahagialah karena ada cara alami yang bisa kalian buat sendiri dirumah untuk mengobati alergi kulit.

Nah, ini dia bahan-bahan alami yang bisa kalian gunakan untuk mengobati alergi kulit kalian.

  • Lidah Buaya

Lidah buaya memang sudah dikenal memiliki banyak manfaat untuk kulit, salah satunya adalah untuk meyembuhkan alergi. Menyembuhkan alergi dengan lidah buaya pun cukup mudah, caranya hanya dengan memotong daun lidah buaya lalu oleskan gelnya ke bagian kulit yang alergi.

Kalian dapat menyimpan sisa potongan lidah buaya untuk dipakai besoknya di dalam freezer. Penyimpanan lidah buaya di freezer paling lama satu minggu ya guys.

  • Tanah Liat

Tanah liat mulai banyak digunakan orang untuk perawatan kulit, kalian juga bisa menggunakan tanah liat untuk menyembuhkan alergi. Sifat tanah liat yang dapat menarik racun pada kulit akan membuat rasa sakit atau gatal yang di akibatkan alergi berkurang.

Cara pemakaiannya mirip dengan luluran, oleskan tanah liar yang sudah dicampur air hingga menyerupai selai pada bagian kulit yang alergi.

  • Es batu

Gatal dan menjadi bengkak adalah gejala alergi kulit yang dapat membuat kalian merasa sangat tidak nyaman. Cara terbaik untuk menghilangkan ketidaknyamanan ini adalah dengan mengkompres kulit kalian yang terkena alergi dengan kompres dingin.

  • Daun mint

Daun mint bisa digunakan untuk mengurangi pembengkakan dan menenangkan sensasi terbakar dan gatal.

Cara terbaik untuk menggunakan daun mint adalah dengan menghancurkan daun mint yang segar hingga berbentuk pasta dan terapkan pada kulit kalian. Biarkan selama 30 menit baru kemudian dibilas.

Aduh pasti gak enak banget kan rasanya kalau terkena alergi kulit ini. Kita harus menahan rasa gatal yang ditimbulkan dari alergi. Belum lagi kalau ini gak boleh digaruk. Jadi kalau kalian gak mau terkena alergi ini, kalian harus menghidari pemicu dari alergi ini.

Related Posts