stats counter
All for Joomla All for Webmasters

Aborsi adalah proses untuk menggugurkan kandungan, Apakah kalian pernah melakukannya? dan apakah kalian pernah memikirkan apa yang terjadi dengan bayi yang kalian aborsi? Mimin berharap sih kita semua gak akan melakikan hal gila semacam ini. Kita harusnya bisa melihat wajah bayi itu yang begitu mungil, senyumnya yang membuat hati kita merasa dan tangisannya yang seringkali membuat ibunya semakin rindu. Jadi apa salah mereka sehingga mereka harus dikorbankan?

Sungguh sangat disayangkan karena rasa yang damai yang akan diberikan dari bayi itu harus kandas karena rasa bersalah dan rasa takut . Yah, artikel kali ini akan membahas mengenai tentang apa yang terjadi pada janin di dalam rahim ketika dia di aborsi. Apapun cara aborsinya hasilnya tetap sama! Membunuh nyawa yang seharusnya memiliki hak untuk hidup.

Aborsi dikehamilan muda

Bagi sebagian orang aborsi adalah cara terbaik untuk menutupi kesalahan yang mereka buat sendiri agar kelak mereka tidak perlu menanggung malu. Untuk menutupi itu, mereka mengorbankan janin yang tidak berdosa. Orang-orang memiliki pemikiran bahwa jika melakukan aborsi di usia kehamilan yang masih muda, itu dianggap tidak membunuh karena janin belum memiliki  ruh dan jantung.

Ya, memang benar ruh yang akan ditiupkan oleh yang Maha Kuasa pada rahim adalah pada usia 40 hari perkembangannya. Akan tetapi kebanyakan dari calon ibu baru menyadari mereka hamil setelah melewati 40 hari disaat janin sudah berkembang dan gumpalan darah telah membentuk jantung yang kemudian berdetak.

Walaupun mereka sudah mengetahui janin itu berdetak tetap saja mereka menggugurkannya. Berbagai cara mereka lakukan dari alternatif hingga medis. Cara alternatif biasanya mereka mengkomsumsi jamu dan makanan keras untuk menghancurkan gumpalan.

Sedangkan mereka yang mempercayakan pada medis akan mengguggurkan kandungan dengan sebuah alat yang disebut suction dan inilah yang terjadi saat janin di aborsi, gumpalan-gumpalan darah yang berkumpul tersebut akan hancur tersedot oleh alat ganas tersebut. Jantung kecil mungil yang berdetak seirama dengan denyut jantung ibunya akan hancur lebur dan berjatuhan. Apakah kalian sanggup untuk melihatnya?

Aborsi kehamilan pada usia 1-3 bulan

Pada usia ini janin akan mulai membentuk tubuh mereka dan mereka telah memiliki bagian tubuh yang lengkap. Tapi tetap saja kita harus waspada karena mereka masih rentan terhadap serangan, ini dikarenakan ukuran tubuh mereka yang masih sangat kecil. Dia hanya mempercayakan keamanannya kepada ibunya, ibunya yang seharusnya melindunginya dan membiarkannya tumbuh sehat hingga menatap langit dunia,tapi yang terjadi adalah alat khusus seperti tang dipilih untuk menghancurkanya. ( sungguh terlalu)

Alat tersebut dimasukan secara perlahan, kemudian dokter akan melihat perjalanan alat tersebut melalui monitor. Alat itu akan masuk hingga mencapai dan menyentuh salah satu bagian tubuh janin. Tak peduli bagian tubuh mana yang terkena kemudian alat tersebut akan di tusukan dan digerak-gerakkan hingga tubuh janin terkoyak-koyak.

Begitu bagian tubuh hancur yang tersisa tinggallah tulang tengkoraknya dan mulailah alat tersebut melebar mencari tulang tengkorak janin, menjepitnya dan memecahkanya seperti memecah kacang. Tidak ada seorang pun menginginkan hal ini. Apalagi janin itu masih sangat kecil tapi sudah harus mengalami semua rasa sakit itu demi melindungi dan menyembunyikan aib ibunya yang tak akan mampu disembunyikan selamanya.

Aborsi usia 3-6 bulan di usia kehamilan

Tingkat kesulitan akan semakin besar untuk melakukan aborsi,ini dikarenakan janin sudah berkembang lebih besar. Janin yang sudah berusia 3 bulan keatas telah memiliki banyak perkembangan. Tangannya sudah mampu menggenggam dan syarafnya sudah mampu menghantarkan impuls sehingga bisa merasakan sakit, ukuran badannya pun sudah semakin besar. Pada usia ini akan menjadi sulit jika harus menyedot maupun menghacurkanya.

Maka dari itu, satu-satunya cara yang dilakukan oleh para tangan-tangan tak bertanggung jawab adalah membunuh janin tersebut dengan sangat menyakitkan. Sebuah obat kimia berbahaya di suntikan kedalam ketuban janin.

Obat tersebut akan menyebar dan menyentuh kulit janin dan menurut kalian apa yang terjadi? Bukannya membuat nyaman, cairan tersebut justru membakar kulit janin dan menyempitkan jalan nafasnya, janin yang sedang tidur pulas itu memberontak meminta pertolongan mencari perlindungan.

sayangnya nasibnya harus berakhir mengenaskan akibat manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab. Janin tersebut akhirnya meninggal setelah merasakan kesakitan tiada tara dan baru kemudian dikeluarkan dari dalam rahim.

Aborsi usia 6-9 bulan usia kehamilan

Biasamya jika janin sudah memasuki usia ini orang menyebutnya hamil tua. Jenis kelamin pada usia ini juga terbentuk, guratan-guratan ekspresi dari wajahnya sudah terlihat, pergerakannya sudah aktif seperti tak sabar untuk keluar dan bertemu dengan sang ibu.

Ya, dia memang akan segera keluar tapi sayangnya dia tak akan menerima pelukan sang ibu seperti harapannya. Dia diaborsi dengan cara dikeluarkan paksa, kemudian dibunuh hidup-hidup dan biasanya ibunya sendiri yang akan melakukannya. Di mana perasaan kalian saat melakukannya

Buat kalian semua,jika kalian belum siap dengan akibat yang kalian lakukan,janganlah sampai melakukan kesalahan terbesar ini,karena yang sebenarnya berkorban demi kalian adalah janin yang tak bersalah itu Sebagai wanita, pahamilah. Sebagai pria, mengertilah inilah yang terjadi saat janin di aborsi. ( edisi agak baper)

 

Related Posts