stats counter
All for Joomla All for Webmasters

Dalam kehidupan kita sehari-hari, sudah dipastikan kalau kebanyakan dari kita selalu mengkomsumsi yang namanya teh. Biasanya orang akan mengkomsumsi teh di pagi hari dan teh juga selalu dijadikan sebagai pendamping makanan disaat sarapan. Tidak hanya dipagi hari, kita juga dapat mengkomsumsi teh pada saat cuaca dingin.

Kabar baiknya lagi, sekarang telah ada sebuah teh yang memiliki manfaat melebihi teh biasa dan bahkan dapat dijadikan sebagai pendamping diet kalian loh. Teh ini dinamakan teh hijau. Dikatakan bahwa teh hijau ini memiliki manfaat yang lebih dari teh biasa.  Nah, kalau kalian mau tahu dan penasaran tentang teh hijau simak terus artikel ini ya.

Pengenalan Tentang Teh Hijau

Teh hijau ini merupakan nama teh yang dibuat dari daun tanaman teh (Camellia sinensis) yang dipetik dan mengalami proses pemanasan untuk mencegah oksidasi atau bisa juga berarti minuman yang dihasilkan dari menyeduh daun teh tersebut.

Teh hijau ini merupakan minuman yang sangat populer di daratan Tiongkok, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Timur Tengah, Asia Tenggara dan semakin dikenal juga di negara Barat yang dulunya merupakan peminum teh hitam.

Gugus katekin yang banyak terkandung pada teh hijau dalam bentuk molekul epigallocatechin-3-gallate (EGCG) akan dapat menghambat tumorigenesis pada tahap inisiasi, promosi dan progresi.

Sejarah Dari Teh Hijau

Pada awalnya teh hijau berasal dari Negara Cina, mereka menggunakan teh hijau ini sebagai pendukung dalam melakukan pengobatan dan ini sudah ada sejak 4.000 tahun yang lalu. Para peneliti nutrisi akhirnya juga telah menemukan bahwa teh hijau sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Pada tahun 1994, sebuah jurnal yang diterbitkan untuk kalangan ahli kanker menyebutkan bahwa teh hijau yang dikunsumsi masyarakat Cina telah membuat mereka terhindar dari kangker. Belakangan ini, bukti baru juga telah ditemukan bahwa minum teh secara rutin bisa menurunkan kadar kolesterol darah dan menyeimbangkan kadar tersebut.

Sejarah teh hijau dari bangsa Cina mulai menggunakannya sebagai minuman sejak 2700 tahun sebelum Masehi pada dinasti Kaisar Shen Nung, namun tercatat dalam kamus kuno pada 350 tahun sebelum Masehi. Sekitar 200 tahun sebelum Masehi dalam buku tanaman obat Cina disebutkan daun teh juga berkhasiat dalam menghilangkan racun dalam tubuh.

Di Jepang sendiri tradisi minum teh juga berasal dari Cina sekitar abad ke-6 Masehi. Pada zaman Kamakura, pendeta Eisai dan Dogen menyebarkan ajaran Zen sambil memperkenalkan matcha (teh hijau dalam bentuk bubuk) yang dibawanya dari Tiongkok sebagai obat. Teh dan ajaran Zen menjadi populer sebagai unsur utama dalam penerangan spiritual.

Sejak itu teh hijau mulai dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan dan ini kemudian digunakan oleh para awak kapal ketika melakukan pelayaran jauh. Penanaman teh lalu mulai dilakukan di mana-mana sejalan dengan makin meluasnya kebiasaan minum teh.

Di Indonesia sendiri tanaman teh pertama dibawa dan dikembangkan oleh penjajah Belanda hingga dapat diekspor ke negeri kincir tersebut. Sejak itu teh terus dikembangkan dan diperluas penanamannya. Hingga pada masa kemerdekaan usaha perkebunan dan industri Teh diambil alih dan diperbaiki oleh pemerintah RI. Walaupun luasannya tidak mencapai keadaan sebelum perang tetapi produksinya sangat meningkat tajam. Sekarang, perkebunan dan perdagangan Teh juga dilakukan oleh pihak swasta.

Penelitian tentang manfaat teh hijau ini kemudian terus dilakukan, hingga akhirnya pada tahun 2004 diketahuilah secara menyeluruh adanya komponen-komponen dalam teh hijau sebagai antioksidan kuat, yaitu yang mampu menangkal serangan radikal bebas yang dapat menyebabkan gangguan degenerasi pada organ-organ manusia, termasuk timbulnya berbagai jenis kanker, di antaranya di esofagus (saluran masuk makanan ke lambung), lambung, pankreas, usus, dubur, kandung kemih, prostat, bahkan juga paru-paru dan payudara.

Berawal dari Jepang, trend green tea ini mulai masuk ke restoran kelas menengah ke atas dengan harga yang tidak murah. Sedangkan di Indonesia Green Tea mulai booming sejak tahun 2012 di mana rasa green tea mulai mencuri perhatian masyarakat.

Hampir setiap tempat makan menyajikan berbagai olahan makanan dan minuman dengan rasa green tea. Aromanya yang khas dan biasanya dicampur dengan susu akan membuat rasa green tea ini menjadi pas dan membuat penyuka makanan manis menjadi ketagihan dan ingin terus mencobanya.

Green tea masa kini terbuat matcha yaitu gilasan daun teh hijau berupa bubuk, yang kemudian dicampur dengan gula. Rasa yang dihasilkan pun akan lebih manis ketika sampai ke mulut penikmatnya. Beda dengan green tea yang asli mungkin rasanya tidak akan kalian sukai karena rasanya lebih sepat atau kelat.

Belakangan ini berbagai olahan dari teh hijau sudah banyak dibuat,  mulai dari  es krim, pudding, cake, minuman dan lain-lain. Trend makanan dengan menggunakan bahan teh hijau ini juga menjamur di berbagai daerah. Contoh di kota Bandung yang terkenal dengan wisata kulinernya sudah tidak aneh lagi apabila memodifikasi makanan yang sudah ada menjadi inovasi baru dengan harga yang cukup murah.

Makanan tradisional pun bisa akan disulap menjadi makanan kelas dunia hanya dengan modifikasinya dengan rasa green tea. Banyak sekali makanan yang awalnya tampak biasa saja kini telah menjadi lebih menarik karena adanya rasa green tea seperti es potong green tea, kue ape green tea, kue cubit green tea atau surabi green tea sekali pun.

Uniknya, kebetulan tidak banyak orang yang suka dengan rasa asli dari green tea dan lebih suka rasa green tea artificial yang manis dan harum ini. Walaupun mungkin tidak sesehat green tea yang asli, tapi tidak ada salahnya sesekali mencoba makanan atau minuman yang terbuat dari matcha alias green tea bubuk ini.

Berbagai Jenis Dari Teh Hijau

Memang sih green tea atau teh hijau ini berasal dari satu komunitas yaitu tanaman camelia sinensis. Akan tetapi, semakin berkembangnya zaman teh hijau pun telah menjadi berbagai versi. Seperti apa saja itu?

Teh hijau dari Cina

Gunpowder Tea Leaves :

Yang satu ini merupakan salah satu jenis yang paling populer dari teh hijau cina. Teh ini hanya tumbuh di Propinsi Zhejian Cina, meskipun perkebunan teh ini telah menyebar di tempat lain di Cina. Salah satu karakteristik dari teh ini adalah ketika sekali diproses, teh akan tampak seperti pelet kecil.

Dragonwell Tea Leaves Long Jing :

Biasanya nih yah guys, teh ini lebih dikenal sebagai Dragonwell Green Tea, setidaknya di sini di Amerika Serikat. Teh ini juga diproduksi di Provinsi Zhejian Cina. Setelah diproses, daun cenderung datar dan memiliki warna giok. Dragonwell adalah salah satu teh hijau yang paling populer.

Pi Lo Chun Green Tea Leaves :

Another Teh Hijau Cina ini termasuk teh yang sangat unik dan sebenarnya agak jarang ada. Teh ini, juga ditanam di Provinsi Zhejian, tumbuh antara plum, aprikot dan pohon persik. Hal ini akan memungkinkan daun teh untuk mengambil aroma bunga buah dari pohon-pohon. Bentuk dari teh seperti gulungan, bisa dibilang penampilannya kayak siput lah.

Snowy Mountain Jian Green Tea Leaves :

Teh ini tumbuhnya di dataran tinggi di Propinsi Yunnan China. Daun teh ini cukup panjang. Meskipun dinamakan teh hijau, akan tetapi proses pembuatannya agak berbeda dari teh hijau lainnya karena rasa yang dihasilkan lebih menyerupai teh hitam.

Hyson Lucky Dragon Green Tea Leaves :

Lucky Dragon adalah Hyson teh hijau premium. Daun ini memiliki warna kuning kehijauan. Rasanya juga lebih enak jika dibandingkan dengan teh hijau lainnya.

Kai Hua Ding :

Teh ini tumbuhnya di daerah di County Tiantai Cina di Provinsi Zhejian (rumah bagi banyak teh cina yang memiliki kualitas tinggi). Karakteristik teh ini adalah bahwa daun agak tebal (kekar) namun sangat kecil.

Tian Mu Qing Ding:

Ini merupakan teh unik dari Cina. Teh ini ditanam di pegunungan Tian Mu dari Propinsi Zhejian. Daun teh ini sangat baik dan juga sangat halus. Teh ini akan menghasilkan rasa yang ringan dan juga manis, bahkan jika disudah diseduh berkali-kali.

Xin Yang Mao Jian:

Teh ini tumbuh di Provinsi Henan. Memiliki kualitas daun yang sangat baik. Teh ini juga dikenal sebagai “pucuk hijau.”

Hou Kui:

Teh yang satu ini ditanam di Provinsi Anhui dan nama populer dari teh ini adalah “Teh Monyet.” Daun teh ini akan menyerap rasa anggrek sekitarnya, sehingga ini akan menghasilkan teh rasa anggrek.

Teh hijau dari Jepang

 Tea Leaves Gyokuro:

Gyukoro dianggap yang terbaik dari teh hijau Jepang. Memiliki bentuk daun yang datar dan runcing, yang akan memberikan rasa halus dengan aroma yang ringan. Selama minggu-minggu terakhir sebelum panen, daun ini pindah ke tempat teduh yang berarti tidak langsung terkena sinar matahari.

Sencha Green Tea Leaves :

Sencha adalah teh hijau yang diseduh setiap hari di Jepang. Jenis dan kualitas sangat bervariasi. Daun teh ini memiliki proses terkena langsung oleh sinar matahari.

Bancha:

Ini merupakan sebuah teh hijau biasa yang dipanen sangat akhir musim. Daunnya agak besar. Selama panen, batang dan tangkai termasuk dalam yang bisa dipilih. Rasa teh ini tidak terlalu kuat jika dibandingkan dengan teh hijau lainnya.

Bubuk Green Tea Matcha:

Matcha adalah teh hijau bubuk. Ini diproduksi di wilayah Uji Jepang. Teh ditanam terutama di tempat teduh. Teh ini umumnya digunakan dalam Upacara Minum Teh Jepang.

Houjicha Green Tea Leaves :

 

Houjicha adalah daun teh hijau yang dipanggang, yang kemudian akan menghasilkan warna coklat. Rasa teh sangat nikmat. Proses dalam pemanggangan juga secara alami dapat menurunkan kadar kafein dari teh hijau Houjicha.

Kukicha Green Tea Leaves:

 

Sebuah teh yang terbuat dari batang putih yang diproduksi oleh panen satu tunas dan tiga daun. Teh ini sangat tidak biasa, karena memiliki rasa cokelat yang didapat dari ranting dalam teh.

Genmaicha:

 

Teh yang satu ini biasa dikenal dengan “teh popcorn.” Ini sebenarnya adalah teh sencha yang ketika prosesnya dicampur dengan beras kemudian dipanggang. Selama masa pemanggangan dari beras, maka beras akan berbunyi “pop,” seperti bunyi ketika membuat popcorn. Oleh karena itu teh ini dinamakan “teh popcorn.”

Manfaat Yang Terkandung Dari Teh Hijau

Setelah kita mengetahui berbagai jenis dan sejarah dari teh hijau, sekaranglah saatnya kita akan mengetahui tentang manfaat yang terkandung dari teh hijau ini.

1 . Mengontrol Berat Badan

Obesitas adalah salah satu masalah terbesar diseluruh dunia saat ini. Gaya hidup yang dikombinasikan dengan kebiasaan makan junk food dan beberapa minuman dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang berhubungan dengan obesitas, seperti penyakit jantung, sleep apnea, diabetes, hipertensi dan lain-lain .

Untuk mencegah hal ini agar tidak terjadi pada kita, kita dapat memasukkan teh hijau dalam diet sehari-hari kita. Seperti disebutkan sebelumnya, teh hijau mengandung antioksidan alami, yang dikenal dengan polifenol katekin dan juga teh hijau mengandung sepuluh kali jumlah antioksidan yang bisa kita dapatkan dari buah-buahan dan sayuran.

Para ilmuwan telah mengidentifikasi enam jenis katekin dalam teh hijau salah satunya adalah epigallocatechin gallate (EGCG) . EGCG dalam teh hijau ini akan meningkatkan metabolisme tubuh manusia, sehingga mengintensifkan tingkat oksidasi lemak dan mengubahnya menjadi kalori, yang pada akhirnya membantu menurunkan berat badan.Teh hijau juga akan mendetoksifikasi tubuh dan menekan nafsu makan, sehingga bisa mencegah keinginan makan berlebih.

2 . Menyegarkan nafas

Apakah kalian tahu kalau teh hijau juga dapat menyegarkan nafas? Hal ini karena teh hijau akan dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan virus yang dapat menyebabkan penyakit gigi. Bakteri juga merupakan penyebab utama bau mulut.

Yang perlu kalian lakukan adalah mencuci mulut dengan konsentrasi tinggi teh hijau dan itu akan menyegarkan mulut kalian secara langsung. Teh hijau juga bisa membantu untuk mengurangi peradangan gusi. kalian juga dapat membuat pasta gigi dari cairan daun teh hijau dan dicampur dengan satu sendok teh baking soda. Hal ini tidak hanya akan membantu mengurangi peradangan gusi, tetapi juga akan mencegah pertumbuhan plak pada gigi  .

3. Menjaga kesehatan kulit

Mengkonsumsi teh hijau setiap hari akan dapat membantu menyehatkan kulit, menghindarkan kulit dari penuaan dini, munculnya garis halus pada wajah, mengencangkan kulit dan juga menghilangkan kusam pada wajah.

4. Menghindari resiko kebotakan

Masalah kesehatan rambut ini paling sering terjadi pada wanita. Masalah rambut rontok dan patah disebabkan karena rambut kurang memiliki nutrisi. Disinilah peran teh hijau yang membantu dalam menutris rambut. Maka dari itu ada beberapa produk shampo dan perawatan rambut yang terkadang menggunakan ekstrak teh hijau.

5 . Mengurangi Kolesterol

Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh juga bisa menimbulkan risiko pada kesehatan, terutama menjadi penyakit jantung dan stroke. Teh hijau ini mengandung tanin yang telah dikenal dapat menurunkan kolesterol secara alami dalam tubuh. Tanin akan membantu dalam mengurangi kolesterol LDL (low-density lipoprotein) dalam tubuh.

LDL juga dikenal dengan ” kolesterol jahat ” , karena dapat menyebabkan plak di arteri, sehingga dapat menyebabkan penyumbatan. Studi ilmiah juga telah menunjukkan bahwa katekin akan mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus, sehingga dapat membantu mengurangi masalah kolesterol tinggi. Selain itu kalian juga harus menghindari makanan yang berkolesterol tinggi selain minum teh hijau secara teratur.

6 . Mengelola Diabetes

Teh hijau juga dapat membantu dalam memanajemen diabetes tipe II, karena mengandung anti oksidan alami yang menghambat sekresi enzim yang dikenal dengan alpha – glucosidase, yang pada akhirnya akan memperlambat penyerapan glukosa dalam darah. Demikian hanya sedikit insulin yang diperlukan untuk mengelola glukosa dalam darah. Teh hijau juga dapat membantu meningkatkan toleransi glukosa pada orang yang sehat.

7. Meningkatkan kinerja dan kemampuan otak

Teh hijau ternyata tidak hanya bermanfaat untuk bagian luar tubuh kita saja. Namun teh hijau dipercaya dapat meningkatkan kinerja otak kita. Teh hijau mengandung kafein seperti kopi, namun dalam ukuran yang lebih sedikit. Kandungan kafein yang tidak terlalu besar ini ternyata lebih aman untuk kesehatan kita. Kandungan kafein ini akan membantu dalam meningkatkan kemampuan kerja neurotransmitter seperti dopamin dan noreponefrin, selain itu kemampuan memori dan reflek otak akan menjadi lebih baik.

8. Menghilangkan sakit kepala

Apakah kalian pernah merasakan sakit kepala dan sudah minum obat namun tidak kunjung reda ?. Mulai sekarang jauhi obat dan mulailah untuk minum teh untuk menghilangkan sakit kepala. Faktanya banyak orang yang sembuh hanya dengan minum teh. Sajikan satu gelas teh hangat, usahakan seduh teh yang bukan kantung dan masih berbentuk daun-daun teh. Seperti yang diulas sebelumnya karena teh hijau memiliki manfaat membantu menenangkan.

9 . Kehamilan

Seperti yang sudah kita bahas di atas, teh hijau akan memiliki banyak manfaat yang populer di kalangan wanita hamil. Tingkat antioksidan yang tinggi akan membantu tubuh untuk memulihkan kerusakan sel, mengatur gula darah dan kadar insulin dan membantu mengendalikan hipertensi .

Hipertensi dan diabetes gestasional merupakan masalah umum terjadi pada akhir kehamilan. Tingkat oksidan yang tinggi teh hijau akan membantu mengurangi kemungkinan terkena masalah ini, karena akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari wanita hamil.

Perhatian : Meskipun minum teh hijau aman bagi masa kehamilan dan memiliki manfaat, tapi akan sangat penting untuk mempertimbangkan beberapa faktor risikonya. Teh hijau mengandung kafein, meskipun dalam jumlah yang sangat kecil. Kafein adalah diuretik yang artinya memaksa tubuh untuk mengeluarkan lebih banyak air dari biasanya, yang kadang-kadang bisa menyebabkan dehidrasi .

Mempertahankan tingkat dehidrasi sangat penting selama kehamilan, karena dehidrasi dapat mencegah tubuh menyerap nutrisi yang diperlukan. Kehamilan membutuhkan peningkatan asupan vitamin dan mineral dan diuretik bisa memfasilitasi hilangnya nutrisi tersebut melalui urin, sehingga dalam kasus ini penting untuk berkonsultasi dengan dokter .

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai teh hijau. Kalau kalian mau sehat kalian bisa mencoba minuman teh hijau ini.